• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Kendalikan Inflasi, TPID Kota Tanjungpinang Gelar Rapat Koordinasi

31 January
20:25 2017
0 Votes (0)

KBRN, Tanjungpinang : Guna mengendalikan inflasi di Kota Tanjungpinang, khususnya menekan harga kebutuhan bahan pokok di pasaran, Tim pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang melakukan rapat koordinasi TPID yang rutin dilaksanakan setiap bulannya. 

Rapat yang di pimpin oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Ali Hisyam, berlangsung di Ruang Rapat Raja Haji Kantor Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang, Selasa (31/1/2017).

Rapat tersebut turut dihadiri Stakeholder terkait seperti Bulog, Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, BPS Kota Tanjungpinang, serta jajaran SKPD terkait.

Usai rapat Ali Hisyam mengatakan, untuk mengendalikan inflasi di Kota Tanjungpinang, Pemko telah melakukan upaya menjaga ketahanan pangan, salah satunya melakukan kerjasama dengan daerah penghasil. Sementara untuk tata niaga, BUMD telah berperan aktif mengendalikan komoditi kebutuhan bahan pokok di pasaran.

“Pemko telah melakukan penandatanganan MoU dengan Kabupaten Kulonprogo dan Sleman, kedepan pemko akan melakukan kerjasama dengan daerah penghasil di wilayah Sumatera,” ungkapnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Drs. Riono, M.Si selaku Ketua TPID Kota Tanjungpinang menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam tim pengendalian inflasi.

“Dalam upaya menekan inflasi di Kota Tanjungpinang, koordinasi antar lini akan terus kita jaga, agar harga kebutuhan bahan pokok dipasaran dapat di kontrol. Sementara untuk menerapkan harga yang diatur oleh pemerintah memang agak sulit karena telah mengalami kenaikan," ujarnya.

Tahun ini kita akan upayakan untuk mengembangkan kerjasama di daerah Sumatera.

Hal ini untuk memastikan pasokan komoditas kebutuhan pangan tetap tersedia, sehingga harga kebutuhan itu dapat kita tekan.

“Jadi kita bisa mencapai target Presiden RI Joko Widodo 14 minus 1 terhadap pengendalian inflasi di daerah,” tutupnya.(AW)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00