• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Pemko Tanjungpinang Siap Intervensi Harga Sembako

17 May
10:53 2018
0 Votes (0)

KBRN, Tanjungpinang : Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang terus memantau harga bahan kebutuhan pokok di pasaran saat Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H dengan melakukan rapat rutin sehingga inflasi di Kota Tanjungpinang dapat dikendalikan. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono kepada RRI, Kamis (17/5/2018).

“Kita telah mengumpulkan para distributor yang ada di Kota Tanjungpinang dan mereka mengatakan bahwa stok sembako masih mencukupi dan tergolong aman. Oleh karena itu kita harapkan tidak akan ada kenaikan harga di pasaran. Kalau pun naik (harga) jangan sampai melampui batas,” ungkapnya.

Jika ada kenaikan harga yang tidak wajar terkait kebutuhan bahan pokok, pemerintah melalui BUMD Kota Tanjungpinang akan melakukan intervensi. “BUMD Kota Tanjungpinang dapat menjadi penyeimbang yang merupakan solusi terakhir pemerintah dalam mengendalikan harga di pasaran,” Jelas Riono.

Sekda juga meminta kepada instansi terkait yang menyelenggarakan operasi pasar dan sembako gratis agar tidak melaksakan kegiatannya terlalu dekat dengan hari lebaran. Selain itu untuk CSR, Pemko akan menjadi fasilitator dalam penyalurannya. Sehingga bantuan-bantuan melalui CSR ini dapat benar-benar menyentuh langsung kepada masyarakat yang memang membutuhkan.

“Kepada  Pertamina kita minta juga memberikan jaminan bahwa stok atau distribusi gas ELPIJI baik yang 3 kg, 5 kg atau 12 kg aman sampai dengan H-7 lebaran Idul Fitri mendatang,” harapnya.

Dijelaskannya lagi, dari data dari BPS dan BI (Bank Indonesia) pada bulan April, Kota Tanjungpinang mengalami deflasi sebesar 0,13 persen. jika dilihat tahun kalender, inflasi Kota Tanjungpinang hanya 0,02 persen sedangkan secara year on year inflasi Kota Tanjungpinang 2,72 persen lebih rendah di bandingkan Batam yang mencapai 4,62 persen dan Nasional 3,41 persen.(AW)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00