• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PEMILU SERENTAK

Panwas : Timses Maupun Paslon Wajib Lapor Jika Ingin Berbagi Takjil

30 May
09:38 2018
0 Votes (0)

KBRN, Tanjungpinang : Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tanjungpinang terus melakukan pengawasan terhadap tim pemenangan kedua Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang yang memanfaatkan waktu kampanye di bulan suci Ramadhan ini, dengan  membagikan takjil buka puasa ke masyarakat. 

“Sudah ada temuan dan laporan yang masuk ke Panwaslu, dan kami langsung melakukan penelusuran, sekaligus melakukan pemanggilan terhadap tim pemenangan kedua Paslon ke kantor Panwaslu,” Ujar Maryamah Ketua Panwaslu Tanjungpinang, Rabu (30/5/2018)

Maryamah menuturkan, dalam pertemuan tersebut panwaslu memberikan penjelasan sekaligus teguran, bahwa dalam masa kampanye Pilkada yang bersamaan dengan bulan suci ramadhan, maka kedua paslon dan tim pemenangannya, masih dan tetap terikat dengan aturan yang telah ditentukan dalam PKPU No.4 Tahun 2018 tentang Kampanye dan PKPU No.5 Tahun 2017 Tentang Laporan Dana Kampanye, sebagai kontestan selama bulan Ramadhan. 

“Panwaslu tidak membatasi siapa pun untuk berbuat kebaikan atau bersedekah, tapi paslon harus mentaati aturan yang ada. Jika Paslon terbukti menyalahi larangan kampanye maka Panwaslu akan menindak tegas,” ucap Maryamah.

Disaat yang sama, Komisioner Panwaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini, menambahkan, dalam pertemuan tersebut dibuat kesepakatan bersama tim pemenangan Paslon, yang dituangkan dalam Berita Acara, tentang ketentuan kampanye pembagian takjil buka puasa di bulan Ramadhan.

Diantaranya, Paslon dan tim pemenangan tetap harus mengirimkan surat pemberitahuan berbagai kegiatan kampanye, termasuk kampanye berupa pembagian takjil, kepada Polres, Panwaslu dan KPU. Bahan kampanye atau nilai takjil tidak melebihi Rp. 25.000,-. Biaya atau dana pengeluaran takjil harus direkap dan dilaporkan ke dalam LPPDK (Laporan Penerimaan Dan Pengeluaran Dana Kampanye). Kegiatan pembagian takjil dilakukan oleh tim pemenangan atau relawan yg telah terdaftar di KPU, bukan warga yg belum terdaftar. Kegiatan pembagian takjil tidak boleh berdekatan dengan kawasan rumah ibadah atau lembaga pendidikan.  Dan bila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan tersebut, maka Panwaslu akan menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku.

“Berita Acara Pertemuan tersebut, dengan Nomor: 134/K.Panwaslu-KR-06/PM.00.02/V/2018 ditandatangani oleh kedua tim pemenangan paslon, sebagai wujud komitmen,” ungkap Zaini.

Dijelaskannya lagi, jika pembagian takjil tersebut, murni untuk kebaikan sedekah di bulan Ramadhan, maka gelas/cup kemasan minuman tidak boleh ada stiker paslon, tidak boleh disertai pembagian brosur atau pamflet, tidak boleh ada spanduk gambar paslon, tidak boleh dilakukan oleh tim pemenangan atau relawan. 

“Tapi realitas di lapangan, memenuhi unsur kampanye, ada cup gambar paslon, ada pembagian brosur pamplet, spanduk yang terdapat gambar paslon, dan lain-lain,”

Tim jajaran Panwaslu, hingga Panwascam dan PPL akan selalu mengawasi dan mengamati kegiatan paslon dan tim pemenangannya. Jika kegiatan kampanye dalam bentuk pembagian takjil ada di empat kecamatan, maka semuanya harus ada surat pemberitahuannya. Serta ada laporan ke dalam LPPDK, jumlah biaya atau dana yang digunakan untuk kegiatan tersebut.

Saat laporan LPPDK nanti, Panwaslu akan melakukan sinkronisasi atau kajian, terhadap jumlah biaya dan jumlah kegiatan tersebut.

Panwaslu juga menghimbau, sesuai Surat Edaran Bawaslu RI No: 0813/K.Bawaslu/PM.01.00/V/2018 Tanggal 22 Mei 2018, hasil pertemuan dengan Kementerian Agama, MUI dan 13 Ormas Islam Nasional, bahwa partai politik, tim kampanye, relawan dan semua pihak untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan, dengan menaati aturan dan tidak melakukan hal-hal yang telah dilarang dalam kampanye. Tidak memanfaatkan penunaian Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) sebagai sarana kampanye. Untuk menghindari potensi politik uang/kampanye, penunaian ZIS dapat disalurkan di lembaga resmi.

"Semoga Pilkada Tanjungpinang berlangsung damai, bersih, berkualitas dan bermartabat, kita jaga kemuliaan bulan suci Ramadhan", harap Zaini.(AW)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00