• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pasca Banjir dan Longsor, Tambelan Kembali Kondusif

8 December
12:34 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bintan : Masyarakat Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, bersama unsur TNI-POLRI, membersihkan sisa-sisa tanah longsor di kawasan SMAN 1 Tambelan, Minggu (8)12).

Gotong royong itu dilakukan pasca musibah ratusan rumah warga di 5 desa terkena banjir bah akibat hujan dua hari tanpa henti diisertai air laut pasang tinggi, Kamis (5/12). Diantaranya, desa Kampung Hilir, desa Batu Lepuk dan desa Kampung Kukup.

" Saat ini Tambelan sudah kondusif. Masyarakat bersama TNI-POLRI sedang melaksanakan gotong royong, membersihkan sisa-sisa bencana tanah longsor," ujar Kapolsek Tambelan Ipda Missyamsu Alson, Minggu (8/12/2019).

Bhabinkamtibmas desa Kampung Hilir, Tambelan, Aipda Hotma Silalahi, menambahkan selain rumah, terdapat puluhan fasilitas umum (fasum) juga rusak akibat terkena dampak banjir dan longsor, jumlahnya sekitar 45 fasum.

Untuk korban tanah longsor, Dikelurahan Teluk Sekuni terdapat 17 rumah dan fasum. Kalau di desa Batu Lepuk, satu rumah dan kantor desa lama. Sedangkan di desa Hilir, salah satu udang mesin lampu milik seorang warga tertimbun tanah.

" Dalam musibah tersebut memang banyak menimbulkan kerugian material. Tidak ada korban jiwa. Sampai sekarang, warga masih disibukkan gotong royong membersihkan sisa-sisa banjir dan longsor," tuturnya.

Saat giat gotong royong di SMA N 1 Tambelan, kondisi cuaca cukup cerah. Hingga saat ini pendataan korban banjir dan longsor masih berlangsung yang dilakukan pemerintahan Kecamatan.

Sementara, pengurus Ikatan Kerukunan Tambelan (IKT) Kepulauan Riau, Roby Patria, mengatakan IKT melakukan penggalangan dana untuk korban banjir dan tanah longsor yang terjadi di Tambelan, Kabupaten Bintan.

" Sebagai warga Tambelan di perantauan, kami melakukan penggalangan dana ini guna memberikan perhatian kepada warga sekampung yang mengalami musibah," tuturnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00