• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ungkap Pembobolan Brangkas Kantor PUPR Ternate, Jatanras Periksa Empat Saksi Orang Dalam

7 December
19:40 2017
1 Votes (3)

KBRN, Ternate: Untuk mengungkap secara jelas kasus pencurian dan pemberatan yang terjadi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate yang terletak di Jalan Siswa Kecamatan Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), pada Selasa (5/12) kemarin, kini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara (Malut) melalui unit Jatanras dari Subdit III yang di pimpin AKBP Mikael Sitanggang mulau melakukan pemeriksaan pada beberapa saksi.

Pemeriksaan yang dilakukan setelah menyatakan sikap untuk membecup Reskrim Polres Ternate dalam mengungkap kasus pencurian dan pemberatan yang mengakibatkan kerugian senilai 250 juta yang merupakan gaji dari 63 pegawai PUPR Ternate tersebut, penyidik mulai memanggil beberapa pegawai maupun pihak kemanan yakni dari satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ternate.

Kasubdit III Ditreskrimum, Polda Malut AKBP Mikael Sitanggang saat dikonfirmasi Reporter RRI, Kamis (7/12/2017) malam ini mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan ini merupakan pemeriksaan lanjutan setelah Reskrim Ternate melakukan pemeriksaan pada beberapa hari lalu.

"Ini pendalaman lanjutan kita untuk membuat terang kasus ini, sebagaimana perintah pimpinan (Dirreskrimum-red)," ungkap M. Sitanggang.

Sitanggang juga menegaskan, selain melakukan pemeriksaan pada beberapa saksi ini, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan gelar perkara dalam kasus tersebut.

"Kesulitan untuk mengukap kasus itu relatif, yang pasti kita akan upaya untuk membongkar siapa pelakunya sebenarnya, sebagaimana tugas dan tanggungjawab kita," akunya.

Disentil apakah perlu untuk membuka CCTV di sekitar TKP untuk mengungkap secara jelas pelaku pembobolan brangkas kantor PUPR, kata perwira dua bunga di Ditreskrimum Polda Malut, kalau untuk membuka CCTV, pihaknya juga akan nanti melakukan koordinasi dengan Reskrim Polres Ternate, sebab kasus ini Jatanras hanya bersifat untuk membecup Polres.

"Hari senenin nanti, kita rencanakan untuk melakukan gelar perkara mencocokan berbagai bukti baik yang didapat Polres Ternate dengan Jatanras Krimum sehingga kasus ini bisa terungkap secara jelas," tegasnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Risval Tribudiyanto sebelumnya kepada Reporter RRI, menyerahkan semua penanganan ke pihak yang berwajib.

"Kita serahkan semua kepada Polda mapun Polres untuk bisa mengungkap ini," tutur Risval.

Dia juga menambahakan, jika dalam kasus ini ada keterlibatan orang dalam, maka pihaknya tidak ambil pusing dan mengembalikan semuanya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan sangsi sesuai yang berlaku.

"Semoga saja tidak ada orang dalam, karena kita semua bersaudara, masa mereka tega mengambil gaji saudara mereka sendiri," pungksnya. (Irwan/RR).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00