• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Wujudkan Ketahanan Pangan Tangguh, Pemkab Tolikara Gandeng Dinas Ketahanan Pangan Papua

20 September
14:57 2019
0 Votes (0)

KBRN - Karubaga : Mewujudkan Kabupaten Tolikara sebagai daerah dengan Ketahanan pangan yang cukup merupakan salah satu program utama Bupati Tolikara Usman G.wanimbo,SE,M.Si, dengan mengandeng Ketahanan Pangan Provinsi Papua.
Kerjsama tersebut dengan mengelar pelatihan sosialisasi dan bimbingan teknis PNS penyusunan peta Food security Furnability Atlas (FSVA) Neraca Bahan Makanan (NBM) dan Pelatihan Pola pagan harapan (PPH) di Kabupaten Tolikara.  Bimtek ini melibatkan para penyuluh ketahanan pagan dan Staf dari OPD terkait lainnya digelar selama 2 hari dimulai Rabu,18 hingga selesai Kamis,19/09/2019 di Aula GIDI Karubaga.
Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Edie rante tasak ketika menutup kegiatan Bimtek itu mengatakan ketahanan pangan membaik dengan ditunjukkan oleh peningkatan produksi pangan, ketergantungan pangan terhadap impor sangat kecil dan peningkatan konsumsi energi, protein dan kualitas konsumsi pangan. Namun hal itu tidak menjamin daerah, kasus stunting atau busung lapar menunjukkan adanya permasalahan ketahanan pangan di daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan ketahanan pangan daerah dengan melakukan advokasi kembali yang lebih intensif .
Dikatakan ketersediaan pangan merupakan prasyarat penting bagi keberlanjutan konsumsi, namun dinilai belum mencukupi . Dalam konteks ketahanan pangan, karena masih banyak variabel yang berpengaruh untuk mencapai ketahanan pangan tingkat daerah dan rumah tangga. Oleh karena itu, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan di seluruh Tolikara.
“ketahanan pangan ini saling terkait dengan ketahanan gizi karena itu program Gizi melalui 1000 hari pertama kehidupan yang dijalankan dinas kesehatan harus disingkronkan karena saling terkait”. Ujar Bupati Usman wanimbo.
Bupati  Usman G. Wanimbo menegaskan peserta yang sudah menerima materi selama dua hari ini sangat bermanfaat bagi peserta pelatihan memiliki pengalaman yang andal sehingga peserta didik dapat mempraktekkan langsung di lapangan. 
“ilmu ini jangan diabaikan tetapi harus menginplementasi  secara baik maka anda akan berhasil juga dengan baik.kita sudah pelajari selama dua hari ini dan ini adalah ilmu yang langkah untuk sirkulasi bagi petani-petani kita”. Tegas Bupati Usman wanimbo.
Pelatihan sosialisasi dan bimbingan ini dengan mengusung  tema:"Laporan berkala kondisi ketahanan pangan daerah,dan Pelatihan sosialisasi dan bimbingan teknis pns penyusun peta food security furnability Atlas (FSVA) neraca bahan makanan (nbm)  dan pelatihan pola pangan harapan (PPH) di Kabupaten."

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00