• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Bupati Jayawijaya Tolak Ajukan Proposal Bantuan ke Pemprov Sulsel

14 October
12:43 2019
0 Votes (0)


KBRN-WAMENA : Bantuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Sulsel untuk penanganan korban pasca kerusuhan 23 September lalu hingga kini belum ada. Bahkan Pemerintah Sulsel mensyaratkan Pemda Jayawijaya untuk membuat dan mengajukan Proposal untuk pencairan dana sebesar 1 milyar rupiah yang nyatanya secara simbolis sudah diberikan langsung kepada Pemerintah Jayawijaya. 

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua kepada wartawan menegaskan, selaku Bupati Jayawijaya dia tidak akan membuat atau pun mengajukan proposal karena hal itu sama saja pihaknya membuat pengajuan permintaan.

" pak Wagub Sulsel waktu itu sudah menyerahkan kepada pemda Jayawijaya secara simbolis. Jadi kalau harus disyaratkan buat proposal,  Pemda Jayawijaya tidak akan mengajukannya ", tegas Bupati John Banua.

Kepada keluarga Besar Sulawesi Selatan, Bupati Banua berharap, agar bisa memahami, karena hingga tanggal 10 Oktober 2019 Pemerintah Jayawijaya belum menerima dana sebesar 1 milyar rupiah dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. 

Menurutnya, semua bantuan yang disalurkan dan masuk ke Dapur Besar Gedung Ukumearek Asso Wamena  dicatat secara terperinci dan datanya juga lengkap. Bahkan bantuan masyarakat lokal juga dicatat. 

Kepada warga yang berdampak diminta untuk tidak salah paham atau mengartikan salah kepada Pemerintah Jayawijaya terkait bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial. Karena bantuan yang disalurkan sebanyak 4 milyar rupiah lebih kepada Pemerintah sudah digunakan untuk semua kebutuhan korban kerusuhan kemarin,  terutama mememuhi kebutuhan warga yang mengungsi di beberapa titik yang ada di dalam Kota Wamena, dan juga bagi warga lokal yang ada di luar kota Wamena.

Begitupun bantuan dari PT. Trigana Air sebesar 100 juta rupiah itu sudah langsung diterima oleh Pemda Jayawijaya dan nantinya dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan pengungsi///.-

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00