• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Masyarakat Pegunungan Tengah Butuh Siaran RRI Wamena

2 November
10:13 2019
1 Votes (5)

KBRN - Wamena :  Pernyataan Direktur RSUD Wamena Dokter Felly Sahureka bahwa masyarakat tidak mendengarkan RRI bahkan RRI tidak bermanfaat, menuai tanggapan dan protes warga di Lembah Baliem Wamena.

Statemen Dokter Felly yang disampaikan pada konferensi pers terkait upaya pihak RSUD yang kewalahan dengan banyaknya jenazah tidak dikenal dibawa ke rumah sakitnya dan butuh media informasi, disayangkan justru mendiskreditkan RRI.

" Kami seluruh masyarakat di pegunungan tengah papua khususnya di Kabupaten Jayawijaya sangat butuh RRI Wamena untuk mendengarkan berbagai informasi tentang perkembangan di daerah ", tegas Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Jayawijaya Pdt. Esmond Walilo saat mendatangi RRI jumat 1 November 2019 kemarin.

Menurut tokoh masyarakat yang dikenal tegas ini, kondisi masyarakat yang masih banyak buta baca tulis, dan kondisi internet yang kurang bagus, menjadikan RRI Wamena sebagai media utama seluruh masyarakat.

" Barangkali Direktur RSUD lagi berbicara soal kondisi di Jawa atau di luar Papua yang memiliki banyak alternatif media. Tapi saya yang selalu berada di tengah masyarakat justru tahu persis kalau RRI Wamena senantiasa didengarkan", tambah Pdt. Esmond.

Kepala Kampung Popugoba Carlos Hisage yang berjarak 27 km dari Kota Wamena ketika berkunjung ke studio RRI Wamena juga menjelaskan, warganya di kampung mendengarkan siaran RRI Wamena melalui Handphone yang disambungkan ke alat pengeras suara yaitu Toa yang ditaruh di atas pohon.

" Kapan kapan bapak kepala saya undang ke kampung saya dan melihat langsung bagaimana kami berkumpul dan mendengarkan siaran RRI Wamena ", undang anak muda kreatif yang menjadi Kepala Kampung ini serius ketika bertemu dengan Kepala RRI Wamena.

Menurutnya, pihaknya akan memprogramkan pengadaan pesawat radio untuk dimasukkan sebagai program desa tahun 2020 nanti untuk dibagikan kepada masyarakatnya.

Sementara itu, sejumlah wartawan lokal Lembah Baliem kepada RRI juga menyesalkan adanya statemen Direktur RSUD Wamena itu, yang dinilai kurang elok.

" Kami turut bersimpati dengan pernasalahan yang dihadapi pihak RSUD dengan banyaknya jenazah yang  tidak dikenal di satu sisi. Tapi di sisi lain pernyataan subyektif terhadap peran media khususnya RRI, rasanya kurang pantas disampaikan oleh seorang pimpinan " ungkap sang Wartawati media online dan kontributor TV Nasional yang tidak ingin disebut namanya.##

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00