Ini Strategi Pembelajaran Jarak Jauh Agar Efektif

KBRN, Semarang: Empat Profesor dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) berikan strategi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dimasa tatanan kehidupan baru. Apalagi hingga kini berbagai masalah muncul dari pembelajaran yang dilakukan secara jarak jauh.

Profesor Bidang Pendidikan Bahasa Unnes, Prof. Ida Zulaeha tidak menampik ada sejumlah persoalan tak terhindarkan dalam pembelajaran jarak jauh. Diantaranya pemaparan materi pembelajaran secara jarak jauh yang belum dapat dipahami siswa.

"Harus diakui, pemaparannya menjadi kurang cenderung leluasa. Karena para guru dan siswa memang belum diperkenankan bertemu. Apalagi orang tua juga tentu bisa menggantikan peran guru," kata Prof. Ida, Jumat (14/8/2020).

Untuk merespons itu, Prof. Ida mengungkapkan bahwa teknologi yang tersedia sudah cukup akomodatif untuk mengembangkan pembelajaran yang menarik secara daring. Misalnya evaluasi menggunakan permainan dan sebaiknya.

"Salah satu aplikasi yang disarankan adalah Tynker. Dengan aplikasi itu guru bisa mengembangkan berbagai strategi pembelajaran yang interaktif," imbuhnya.

Sementara itu, Profesor ilmu pragmatik Prof. Dr. Rustono menilai, pada masa adaptasi kebiasaan baru ini banyak penyimpangan perilaku berbahasa. Hal itu tampak dalam penggunaan bahasa di internet, terutama media sosial.

"Meski sekarang pembelajaran secara jarak jauh, namun harus tetap mengedepankan penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah," pinta Prof. Rustono.

Di pihak lain, profesor ilmu sastra Unnes Prof. Dr. Agus Nuryatin memaparkan berbagai tipe pembelajaran sastra di sekolah. Menurutnya, pembelajaran sastra baik ekspresi maupun apresiasi sangat memungkinkan dikembangkan dengan media berbasis internet. 

"Hal ini karena ekspresi dan apresiasi sastra sebenarnya telah menjadi keseharian anak-anak. Misalnya, anak-anak sudah terbiasa mengungkapkan perasannya secara indah di media sosial," ujar Prof. Agus Nuryatin.

Ditambahkan Rektor Unnes, Prof. Dr. Fathur Rokhman bahwa Unnes ingin menjadi mitra guru di berbagai daerah dalam menyelesaikan problematika pembelajaran yang muncul dalam era kenormalan baru. Apalagi Unnes memiliki pakar dan infrastruktur pembelajaran yang dapat membantu guru melaksanakan pembelajaran yang lebih baik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00