Dibiarkan, SD di Kota Bandung Atapnya Jebol

KBRN,Bandung: Tiga ruangan kelas yang berada di SDN 015 Kresna, Jalan Kresna, Cicendo, Kota Bandung, mengalami kerusakan. Hal tersebut sudah terjadi sejak bulan Juni lalu dan hingga saat ini belum direnovasi.

Menurut Kepala Sekolah SDN 015 Kresna Yayat Hidayat mengatakan bahwa atap sekolah yang roboh tersebut diakibatkan diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

"Rusak berat ini tiga ruangan kelas, tapi memang semuanya juga kami harapkan ada renovasi. Tapi yang parah tiga ini, kebetulan dua ruangan ambruk secara sendirinya waktu itu bulan Juni ada hujan besar, penjaga sekolah melaporkan jam 4 subuh katanya atap ruangan kelas ambruk, saya lihat betul ambruk secara alami," ujar  Yayat kepada wartawan, jumat (22/10/2021).

Selain itu dikatakan Yayat, bahwa sejak masa pandemi ruangan kelas tersebut tidak digunakan. Apalagi kata dia, dulu banyak siswa yang melakukan pembelajaran secara daring.

"Tidak dipakai sudah 20 Bulan dari awal pandemi, yang biasa di sini dibagi menjadi dua sif diefektifkan, dibagi dua rombel (rombongan belajar), jangan sampai siswa tidak sekolah," ucapnya.

Mengenai perbaikan, pihaknya menjelaskan masih menunggu kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Bandung. Karena menurutnya saat ini SDN 015 Kresna belum masuk skala prioritas.

"Nah di Bulan Maret semua siswa PJJ, meski saat ini ada yang PTM, ruangan kelas ini nunggu direhab, barangkali masuk anggaran 2021, mungkin belum termasuk skala prioritas yang harus direhab tahun ini," bebernya.

Yayat berharap Disdik Kota Bandung bisa segera turun tangan merenovasi sekolah SDN 015 Kresna. Kata dia, memang sudah selayaknya sekolah tersebut dilakukan renovasi.

"Itu bagian Sarana dan prasarana Pendidikan, saya sudah melaporkan dan mengajukan juga mungkin pertimbangan Disdik belum masuk skala prioritas yang harus segera diperbaiki," paparnya.

Yayat menambahkan sekolah tersebut sudah ada sejak Tahun 1950. Sekolah tersebut sudah pernah renovasi dan sekarang rusak kembali.

" Pondasinya sudah rapuh, mungkin rehabnya cuman atap dan genteng sebelah sini, sebelah sana justru itu yang dikhawatirkan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00