Harga Kepokmas Jelang Iduladha Di Subang Alami pluktuasi Harga

Kabid Perdagangan DKUPP Subang Lita (Foto Ruslan Effendi/RRI)

KBRN, Subang: H min 11 Hari Raya Qurban 1443 Hijriyah, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di sejumlah Pasar Tradisional di Subang mengalami pluktuasi harga.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Subang Lita membenarkan, 11 hari menjelang hari raya qurban, beberapa item kepokmas mengalami pluktuasi harga. Seperti harga minyak goreng dalam kemasan, kacang hijau, cabe merah kriting, kol, bawang putih super, tomat dan kentang.

"Menjelang hari raya qurban, hasil pantauan kami DKUPP, harga sejumlah item kepokmas, di beberapa pasar tradisional di Subang mengalami pluktuasi, atau naik turun harga," ujar Lita kepada RRI di Subang, Selasa (28/6/2022).

Lebih lanjut Kabid Perdagangan mengungkapkan, harga kepokmas yang mengalami kenaikan yakni, minyak goreng dalam kemasaan,  semula harganya Rp 21 ribu, naik menjadi Rp 22 ribu perkilo gram, atau naik sekitar 5 persen, di susul kenaikan harga cabe merah kriting dari harga Rp 80 ribu perkilo, naik menjadi Rp 90 ribu perkilo gramnya, naik sekitar 13 persen dari harga sebelumnya. Harga kol juga ikut naik dari harga sebelumnya Rp 14 ribu menjadi Rp 15 ribu perkilo, atau naik 7 persen. Selanjutnya di susul kenaikan harga tomat dari Rp 15 ribu menjadi Rp 16 ribu perkilo gram, atau naik sekitar 7 persen.

"Dari keempat item kepokmas yang naik hari ini, seperti minyak goreng dalam kemasan, cabe merah kriting, dan kol, serta harga tomat. Dari keempat item itu, yang paling tinggi mengalami kenaikannya yaitu, harga cabe merah kriting hingga 13 persen," ungkapnya.

Sementara itu harga kepokmas yang mengalami penurunan harga, harga kacang hijau yang sebelumnya berada di level Rp23 ribu perkilo, turun menjadi Rp 22 ribu perkilo, atau turun sekitar 4 persen. Kemudian disusul dengan turunnya harga kentang dari Rp18 ribu perkilo menjadi Rp 15 ribu perkilo gram, atau turun sekitar 7 persen. Serta harga bawang putih super ikut turun dari Rp 30 ribu perkilo menjadi Rp 28 ribu perkilo gram, atau turun sekitar 7 persen.

"Dari ketiga item kepokmas yang turun itu, yang paling tinggi mengalami penurunan harga, dialami oleh ketang dan bawang putih super, sekitar 7 persen," pungkas Lita.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar