Takokak Jadi Jalur Penyebaran Uang Palsu

Uang palsu yang diterima warga. desa Waringinsari

KBRN, Cianjur:Warga kampung Cimanggu, Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak di kejutkan dengan beredarnya uang palsu. Tak tanggung-tanggung sebanyak tiga orang warga setempat menerima uang palsu yang di duga di terimannya dari pemudik yang bekerja di Kota Jakarta. Beberapa pecahan uang diantaranya yang memiliki nominal 10 ribu hingga 100 ribu.

Tutut salah satu warga yang berprofesi sebagai bidan Desa mengatakan, ia baru mengetahui memiliki uang palsu setelah melakukan transaksi di Agen BRI Link di sekitar wilayah itu.

“Malam tadi saya menyuruh tukang ojeg ke sana untuk transfer, ketahuan uang saya palsu BRI Linknya minta di ganti uang pecahan seratus ribu karena menurutnya palsu,” katanya, Jum’at (29/04/2022).

Karena masih penasaran seakan tak percaya sepenuhnya, Tutut kemudian meminta bukti bahwa uangnya benar-benar palsu.

“Di fotokan, warna uangnya luntur. Kalau uang asli kan tidak bisa luntur,” ujarnya.

Ia menduga, uang palsu yang di dapatnya berasal dari warga atau pasien ketika berobat ke kliniknya.

“Tapi inget betul uangnya saya dapat dari pasien,” paparnya.

Saat ini rencananya uang tersebut akan di simpan sebagai bahan pelajaran agar lebih berhati-hati.

“Ada, saya simpan untuk di jadikan pelajaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Waringinsari Kopda Opit juga turut menerima laporan beberapa masyarakat yang mendapatkan uang palsu.

“Atas nama Tibi pecahan 10 ribu dan

Ica 20 ribu,” kata Opit.

Kopda Opit menduga, datangnya uang palsu berasal dari pemudik yang bekerja di Jakarta.

“Sepertinya uang tersebut di bawa pemudik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Takokak AKP Dang Diki akan mengutus Kanit Reskrim untuk menyelidiki penemuan uang palsu.

“Mudah-mudahan A-1 informasi yang beredar, akan kami selidiki,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar