Dinilai Ada Pelanggaran Hukum Pengelolaan Pondok Bali, Massa Lsm Pensekar Geruduk Disparpora

Lsm Pendekar Soroti Proses Lelang Pantai Pondok Bali Yang Dinilai Salahi Aturan (Foto Ruslan Effendi/RRI)

KBRN, Subang: Puluhan massa yang tergabung dalam Lsm Pendekar Kabupaten Subang, menggelar aksi unjukrasa di depan kantor Disparpora Kabupaten Subang Jln A. Yani, Selasa (17/5/2022).

Mereka menyampaikan aspirasi terkait ada dugaan pelanggaran hukum, dalam proses lelang pengelolaan Objek Wisata Pantai Pondok Bali Subang, kepada pihak ketiga.

Koordinator lapangan aksi unras Lsm Pendekar Wahyudin dalam orasinya menyatakan, peraturan perundang-undangan tentang lelang pengelolaan Pantai Pondok Bali, kalah dengan kebijakan. Bahkan, pemenang lelang tidak memiliki NPWP dan SIUP.

"Kami mensinyalir adanya kebijakan yang salah, ketikan proses lelang. Kami perlu membongkar dugaan kebijakan dalam proses lelang, yang memenangkan perusahaan yang secara prosedural tidak lengkap, dan cacat hukum, agar rakayat tahu dan terang benderang, serta di kemudian hari tidak terulang kembali pada proses lelang, yang lainnya," tegas Wahyudin.

Lsm Pendekar juga meminta penegak hukum, untuk mengusut tuntas proses lelang pengelolaan Pantai Pondok Bali, yang cacat hukum itu.

"Kami minta ada penegakan supremasi hukum, dan menyeret para oknum, yang diduga kuat meloloskan salah satu pengusaha, pemenang lelang tersebut," imbuhnya.

Para pengunjukrasa juga mendesak Kadis Parpora Kabupaten Subang Tatang Supriatna, dan Sekda Asep Nuroni, untuk menjelaskan proses lelang pengelolaan Pantai Pondok Bali saat ini juga agar masyarakat Subang tahu.

"Pokoknya kami ingin Pak Kadis dan Pak Sekda, yang menjelaskan kepada masyarakat Subang, terkait kisruh lelang pengelolaan Pantai Pondok Bali," pungkas Wahyudin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar