Delapan Pelaku Penganiayaan Hingga Korbannya Tewas Di Katapang Kab Bandung Diciduk Polisi

Para pelaku penganiayaan hingga mengakibatkan korbannya tewas di Katapang Kab Bandung dicokok Polisi ( Foto: Didi Mainaki/RRI)

KBRN, Soreang : Jajaran Satreskrim Polresta Bandung berhasil membekuk delapan tersangka penganiayaan hingga mengakibatkan DS (41) meninggal dunia.

DS, warga Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung yang merupakan anggota perguruan Gajah Putih itu tewas setelah dikeroyok para tersangka pada Rabu 18 Mei 2022.

Kasus yang mendapat atensi tinggi dari masyarakat itu pun cepat diungkap pihak Kepolisian. Akhirnya, kurang dari 2x24 jam, petualangan para tersangka pun berakhir setelah ditangkap petugas di Majalaya dan pasar Maroko Bandung Barat.

Minggu (22/5/2022) siang, ke delapan tersangka diperlihatkan kepada publik melalui media dalam sebuah pers conference di Mapolresta Bandung. Turut hadir juga beberapa orang keluarga korban dan pengurus perguruan Gajah Putih Kabupaten Bandung.

Kedelapan tersangka itu masing-masing BW (45), FR (30), AS (24), AP (29), RM (30), AS (28), GGN (23) dan WG (53).

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menjelaskan, motif para pelaku menganiaya korban hingga meninggal dunia karena masalah perselisihan yang sudah terjadi sejak Januari 2022 silam.

" Motifnya adalah permasalahan lama yang awalnya di bulan Januari 2022 itu sudah mulai ada ketersinggungan dan permasalahan antara WG dengan korban," kata Kusworo tanpa merinci lebih jauh permasalahan apa yang menjadi penyebab korban dianiaya hingga tewas.

" Nah pada tanggal 18 Mei itu siang hari bertemulah antara pelaku WG dengan korban. Kemudian sore harinya WG ini berbicara dengan tujuh orang  teman-temannya sehingga menyulut emosi sehingga berdelapan pada pukul 20.00 bertemu dengan korban. Sehingga terjadi perkelahian dan korban dianiaya, ada yang berperan memegangi korban, ada yang melakukan pemukulan dan ada yang melakukan penusukan," terang Kusworo Wibowo.

Para pelaku ujar Kusworo, juga sempat melindas korban dengan sebuah sepeda motor matic warna hitam yang juga turut disita sebagai barang bukti.

Pihak keluarga korban yang hadir saat pers conference, selain mengucapkan terimakasih atas gerak cepat petugas Kepolisian Polresta Bandung, juga berharap para pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal sesuai perbuatannya.

Selain mengamankan para pelaku, turut juga disita beberapa barang bukti seperti sebilah senjata tajam, empat buah sepeda motor dan pakaian korban.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku terancam hukuman penjara antara 6 hingga 12 tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar