Terlibat Kasus Narkoba' Boris' Artis Preman Pensiun Diciduk Polisi

KBRN, Cimahi : Nio Juanda Yasin alias Eben alias Boris (40) bersama temannya Ramayandi alias Andi (50), diringkus oleh anggota Satuan Narkoba Polres Cimahi, karena terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja dan shabu-shabu.

Pemeran Boris dalam sinetron 'Preman Pensiun' itu, diringkus polisi pada tanggal 11 September 2021, sekitar pukul 22.00 WIB, dari sebuah penginapan di Jalan Jayagiri Lembang Kabupaten Bandung Barat.

"Saat dilakukan penggeledahan petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti dari Boris berupa 1 bungkus plastik klip berisi kristal putih yang diduga Shabu, 1 perangkat alat pengisap Shabu (bong), 1 roll aluminum foil, 1 pack kertas pahpir dan 1 hp. Sedangkan dari tersangka Ramayandi alias Andi, petugas menyita barang bukti 1 hp dan 1 linting rokok ganja bekas pakai," ungkap Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan dalam jumpa pers, di Mapolres Cimahi Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Rabu (15/9/2021).

Menurut Kapolres, penangkapan kedua tersangka tersebut dilakukan setelah melakukan proses penyidikan selama 3 hari, hingga mendapatkan informasi bahwa tersangka ada disebuah penginapan di Lembang.

"Dalam pemeriksaan penyidik tersangka Boris mengaku mendapatkan shabu itu dari temannya Ramayandi, dengan cara meminta tolong untuk dicarikan dan dibelikan, dan mentransfer uang milik temannya CG (Buron) sebesar Rp.1.450.000,- kepada Ramayandi," ujarnya.

Kemudian uang tersebut ditransfer Ramayandi kepada seseorang berinisial RA, lalu ia mengambil Shabu yang dipesan, yang ditempelkan di suatu tempat di daerah tempat di Ciumbuleuit, Kota Bandung lalu diserahkan kepada Boris.

"Shabu tersebut digunakan terlebih dahulu oleh Bosris dan sisanya akan diserahkan kepada temannya CG yang kini masih buron, jelas Imron.

Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 junto pasal 132, atau pasal 112 atau psal 127 UU RI nomor 36 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukum penjara minimal 4 tahun, maksimal 20 tahu .

"Sedang modusnya, kedua pelaku diduga menjadi perantara dalam jual beli dan menggunakan narkotika jenis Shabu dan penyalahgunaan narkotika jenis ganja.Kami masih selidiki apakah tersangka terlibat dalam kasus jual beli Narkoba," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00