FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Satgas PC-19 Subang Gelar Rakor Evaluasi Cakupan Vaksiansi

Wabup Agus Masykur Rosyadi Pimpin Rakor Evaluasi Cakupan Vaksinasi Yang Tidak Tercapai Target

KBRN, Subang: Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang menggelar Rapat Koordinasi, dan Evaluasi Akselerasi Vaksinasi menuju PPKM level 2, di Aula Pendopo Abdul Wahyan, Kamis (21/10/2021).

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindaklanjut atas monitoring, dan evaluasi data vaksinasi tanggal 20 Oktober 2021, terkait cakupan dosis 1 mencapai 50% dari 1.285.199 warga yaitu 652.600 jiwa, yang baru tercapai 620.402 jiwa, atau 48,27 persen, dan dosis lansia  baru tercapai sebanyak 33.354 jiwa, atau 22,29 persen, dari 56.273 warga, dan target yang harus diselesaikan yaitu sebanyak 24.479 jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan Subang Dr. Maxi memaparkan, strategi percepatan vaksinasi lansia Dosis 1 Kabupaten Subang yaitu Setiap puskesmas, diintruksikan untuk melaksanakan vaksinasi lansia minimal 100 dosis perhari, dan vaksinasi dosis 1 usia 12-59 tahun 500 dosis/hari. 

"Untuk percepatan itu, tim vaksinator akan dibagi menjadi 2 bagian, yang akan melakukan pelayanan vaksinasi di pos yandu, dan secara door to door. Termasuk penyerahan data peserta vaksinasi lansia, H-1 kepada petugas oleh aparat desa, kader kesehatan dan kader DP2KBP3A agar bisa memetakan mana lansia yang sudah divaksin, dan mana yang tidak bisa mobilisasi untuk dijadikan sasaran door to door," papar dr. Maxi dalam laporannya.

Selain itu salah satu kendala dalam pelaksanaan vaksinasi, adalah terkait lambatnya input data peserta vaksinasi, ke sistem pusat. 

"Hal tersebut sangat berpengaruh pada laporan pada sistem di pusat, yang tidak aktual, serta kendala lainnya yaitu, para lansia yang tidak memiliki KTP, dan Nomor Induk Kependudukan," terangnya.

Sementara itu menurut Kadisdukcapil Subang H. Sumarna menyebutkan,  kendala dalam upaya percepatan vaksinasi adalah, terkait administrasi kependudukan yang diantaranya,  masyarakat yang Punya NIK, tapi belum update datanya, dan masyarakat yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan. 

"Sebagai solusi kita akan berusaha melakukan Konsolidasi ke pusat, untuk NIK yang belum update, yang prosesnya memerlukan 3-5 hari kerja. Adapun bagi warga yang belum memiliki NIK diharuskan mengisi formulir, dan mendapatkan surat pengantar RT/RW yang akan di urus oleh para petugas disdukcapil disetiap wilayah, yang siap diperbantukan," ujar Asep

Di tempat yang sama, Kasdim 0605/Subang Mayor (Inf) Yuyum Rubiyansah S.Pd, MM,  saat ini dari vaksin yang jumlahnya 65.788 dosis, yang diterima Kodim 0605/Subang telah diberikan sebanyak 55.568 dosis, dan tersisa 10.220 dosis. 

"Kodim 0605/Subang akan berfokus pada pemberian vaksin di wilayah yang dalam waktu dekat melaksanakan Pilkades Serentak 2021. Kodim juga sepakat dengan Kadinkes, agar vaksinasi lansia dosis 1, dilaksanakan secara door to door. Agar lebih efektif, dan tepat sasaran," singkat Mayor Yuyum.

Sedangkan Kabag Ops Polres Subang Kompol Samsul Bagja Bahtiar, S.H., S.I.K. yang mewakili Kapolres Subang mengatakan, saat ini stok vaksin, yang dimiliki Polres Subang sebanyak 4.500 dosis, dan dalam waktu dekat menyusul 18.500 dosis, yang dapat dimanfaatkan untuk percepatan vaksinasi di Kabupaten Subang. 

"Atas arahan Kapolres Subang, akan dibentuk tim untuk melaksanakan vaksinasi lansia secara door to door, untuk mempercepat proses vaksinasi lansia di Kabupaten Subang. Hal itu dilakukan sebagai upaya mendukung percepatan vaksinasi, agar subang kembali ke Level 2," tegas Kompol Samsul.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, mengajak kepada para camat, dan kepala puskesmas. Agar bekerja sama bergotong-royong untuk menyelesaikan vaksinasi lansia, dengan target 100 dosis/hari per puskesmas. 

"Sinergitas sangat dibutuhkan, untuk mempercepat proses akselerasi vaksin. Untuk itu dirinya mengumpulkan para camat, dan kepala puskesmas, serta melaksanakan koordinasi dengan Kodim 0605/Subang, dan Polres Subang," kata Agus Masykur.

Dirinya pun mengungkapkan rasa terima kasih, dan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya seluruh pihak sehingga dalam sepekan berhasil mencapai vaksinasi dosis 1 sebesar 48,27 persen, dan mengajak agar seluruh pihak, yang hadir dalam 8 hari ke depan, untuk mengupayakan percepatan vaksinasi lansia dosis 1. Agar pada tanggal 1 Nopember 2021 nanti, Kabupaten Subang memasuki PPKM level 2.

"Mari kerja sama, dan bergotong royong kita targetkan 1 nopember subang mencapai level 2," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00