Bupati Rudy : Puskesmas di Garut Kekurangan Dokter Spesialis

KBRN,Garut : Rencananya tahun 2023 mendatang Pemerintah Kabupaten Garut akan memberikan beasiswa kepada para dokter puskesmas, dikarenakan saat ini jumlah dokter spesialis di Kabupaten Garut masih sangat kurang.

“Saya berharap, suatu saat kalau ada dokter spesialis yang dari puskesmas, diantaranya adalah dokter spesialis dokter yang ada di Dinas Kesehatan kita kan sekarang memelurkan beberapa dokter spesialis untuk rumah sakit yang ada di Malangbong, dan rumah sakit yang ada di Limbangan, dan di rumah sakit di Garut Selatan milik Pemerintah Kabupaten Garut,” ujar Bupati Garut, Rudy Gunawan  saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Garut Periode Tahun 2021-2024, di Fave Hotel, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (2/12/2021).

Bupati Garut juga mengapresiasi peran para dokter di Kabupaten Garut khususnya IDI yang telah berhasil menyelesaikan masalah pandemi Covid-19. Menurutnya, IDI memiliki peran yang sangat penting apalagi pada masa pandemi seperti saat ini.

“Atas nama Bupati Garut, saya mengucapkan rasa hormat dan terimakasih kepada para dokter yang berhasil menyelesaikan masalah pandemi di Kabupaten Garut sehingga alhamdulillah kita dapat mengendalikan dalam 4 hari terakhir ini alhamdulillah tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19,” kata Rudy.

Ketua IDI Garut yang baru saja dilantik, dr. Rizki Safaat Nurahim, menuturkan, pada acara ini dilakukan pelantikan kepada 40 pengurus IDI Garut yang membawahi 340 dokter di Kabupaten Garut. Ia berharap, dengan adanya kepengurusan baru ini, bisa meningkatkan kinerja serta silaturahmi para dokter di Kabupaten Garut. 

“Mudah mudahan kerja sama semua kita dengan saling membantu dengan rasa persaudaraan yang tinggi mudah mudahan ini di Garut bisa makin berkembang dan bisa berkonstribusi dengan pemerintah Kabupaten Garut dan bisa meningkatkan tingkat IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Garut,” katanya.

Sementara itu, Ketua IDI Provinsi Jawa Barat, dr. Eka Mulyana mengapresiasi  pengurus IDI Cabang Kabupaten Garut, yang telah memberikan sumbangsih tenaga dan pikirannya meskipun tidak diberi gaji maupun tunjangan sebagai pengurus IDI.

“Apresiasi  kepada teman sejawat yang tadi sudah dilantik, yang bersedia menyempatkan, mengorbankan tenaga pikirannya untuk organisasi profesi dalam hal ini  Ikatan Dokter Indonesia cabang Garut,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar