Ratusan Massa Gabungan 4 LSM Geruduk Kantor Kejari Subang Tuntut Tuntaskan Kasus Korupsi

4 LSM Di Subang Tuntut Kejari Tuntaskan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi

KBRN, Subang:  Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat, menggelar Aksi unjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Subang, Kamis (20/1/2022).

Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, terkait penanganan dugaan kasus korupsi, baik yang sudah di tangani kejaksaan, maupun yang masih berbentuk pelaporan dari masyarakat ke kejaksaan.

Koordinator aksi unjukrasa Warlan SE mengatakan, aksi ini sebagai wujud keprihatinan masyarakat Kabupaten Subang, terkait masih kurang maksimalnya penanganan kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejaksaan saat ini.

"Tuntutan kami hari ini, mulai dari kelanjutan kasus SPPD fiktif di DPRD Subang, meski kejaksaan sudah memenjarakan dua pelakunya, namun fakta persidangan dari kasus tersebut masih ada 4 tersangka lainnya, yabg sampai saat ini masih bebas berkeliaran. Termasuk pidana umum pemalsuan tandatagan Pimpinan DPRD terkait kasus SPPD fiktif tersebut," terang Warlan kepada RRI di sela-sela aksi unjukrasa, Kamis (20/1/2022).

Kasus dugaan korupsi dari program Up Land tanaman manggis tahun 2021-2022, yang digulirkan Pemerintah Pusat melalui Dinas Pertanian Kabupaten Subang, yang diduga banyak kelopok tani penerima manfaat yang fiktif, dengan dana sebesar Rp35 miliar, dari total Rp75 miliar.

"Kasus ini seksi, karena kami tidak melihat program ini transparan yang perlu diusut tuntas oleh kejasaan negeri Subang. Kemudian banyak temuan BPK RI yang seharusnya bayar TGR, yang hingga saat ini, belum dikembalikan ke las daerah.selanjutnya kami juga menyoroti maslah alih fungsi lahan di HGU PTPN VIII yang dinilai banyak kejanggalan, yang perlu juga kejaksan selidiki," tegasnya.

Warlan juga menyampaikan, hasil pertemuan dengan Kajari Subang, yang menghasilkan kesepakatan bahwa Kejari akan menindaklanjuti semua tuntutan demo ini.

"Beliau menyatakan segera menindaklanjuti semua tuntutan kami, dan kami akan kawal janji Pak Kajari ini, bila perlu kami akan berunjukrasa setiap minggunya, untuk memastikan bahwa kejaksaan bekerja dengan baik," pungkas Warlan.

Elemen masyarakat yang terlibat dalam aksi unjukrasa di Kantor Kejari Subang itu yakni, LSM Jaringan Anti Mafia dan Pungli Anggaran (JAMPANG), LSM Anti Korupsi Seluruh Indonesia (AKSI), LSM Pemdekar, dan LSM Alternatif System (ALSYST).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar