iPAGAR Diharapkan Berkembang, Beri Dampak Positif di Kabupaten Subang

KBRN, Subang: Sesepuh, sekaligus pendiri Ikatan Perantau Asal Garut (iPAGAR) Indonesia Kabupaten Subang,  Encep Sugiana berharap, iPAGAR dapat berkembang, sehingga mampu berkontribusi terhadap pembangunan  di Kabupaten Subang.

Encep juga mengatakan, iPAGAR harus memberikan dampak positif dalam berbagai hal di Kabupaten Subang. Karena anggota iPAGAR itu, terdiri dari berbagai profesi.

"Dari berbagai perkumpulan profesi itulah, kemajemukan skill dan kemamapuan dari masing-masing Anggota iPAGAR ini wajib hukumnya, berkontribusi terhadap kemajuan, dan pembangunan Subang. Jangan sampai ada kesan, bahwa keberadaan para Perantau asal Garut di Subang ini, hanya untuk berusaha, atau cari uang belaka. Jadi kesan itu tidak boleh muncul di kalangan masyarakat Subang," ujar  Encep di sela-sela acara halal bihalal Keluarga Besar iPAGAR Indonesia di Subang, Sabtu (21/5/2022).

Namun Pengurus iPAGAR Indonesia Kabupaten Subang lanjut Encep, paska pandemi covid-19, memiliki pekerjaan rumah yang tidak mudah. Selain menjalankan kembali program keagamaan dan sosial, seperti menggelar bakti sosial berupa pelayanan kesehatan massal gratis, khitanan massal gratis, donor darah, bedah rumah tidak layak huni, dan menyantuni anak yatim piatu dan kaum dhuafa, juga membantu donasi kebencanaan. Pekerjaan rumah itu kata Encep, yakni mewujudkan Kantor Sekretariat iPAGAR Indonesia Kabupaten Subang, merekrut keanggotaan yang baru, baik warga Subang asli Garut, atau yang memiliki garis keturunan Garut, agar iPAGAR Indonesia semakin besar.

"Saya yakin jika semua pekerjaan rumah itu bisa di selesaikan oleh jajaran Pengurus iPAGAR saat ini, tentunya iPAGAR ini tidak hanya ada di Kabupaten Subang, tetapi juga tersebar di seluruh Jawa Barat, bahkan di seluruh pelosok tanah air, serta tersebar juga di mancanegara," terangnya.

Encep berharap, setelah menggelar halal bihalall ini, iPAGAR Indonesia bisa lebih intens lagi menggelar berbagai pertemuan sebagai ajang silaturahmi, sesuai dengan moto iPAGAR Indonesia, "Sabeungkeutan Ngahiji Jadi Hiji, Ingeut Purwadaksi, Ingeut Leumah Cai". Sambil merumuskan program kerja selanjutnya, apa yang bisa diperbuat iPAGAR, untuk kemaslahatan masyarakat Subang pada khusunya, umumnya Indonesia, dan dunia.

"Saya selaku sesepuh, sekaligus pendiri iPAGAR Indonesia berpesan kepada seluruh jajaran pengurus, dan juga segenap anggota, untuk memperbanyak interval silaturahmi. Dari silaturahmi itu kita bisa tahu, misalnya ada anggota yang sakit, atau kesusahan bisa kita bantu. Bahkan dari silaturahmi itu akan banyak muncul ide-ide brilian dari anggota, seperti ide-ide positif untuk berkontribusi terhadap pembangunan Subang, sehingga keberadaan iPAGAR bermanfaat bagi masyarakat Subang, maupun Jawa Barat, nasional serta dunia internasional," tandas Encep.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar