Saeful Bachri : Pengurus Demokrat Kabupaten Bandung Harus Menularkan Militansinya kepada Kader

Ketua DPC PD Kab Bandung periode 2022-2027, Saeful Bachri (tengah), meminta semua pengurus dan kader meningkatkan militansinya. (Foto: Didi Mainaki/RRI)

KBRN, Ciparay : Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bandung periode 2022-2027, Saeful Bachri, meminta para pengurus Partai Demokrat Kabupaten Bandung menjadi kader yang militan. Para pengurus juga diminta menularkan militansinya itu kepada para kader dan grass root Demokrat.

"Karena yang hasil evaluasi kemarin-kemarin, militansi kader kita dirasa masih kurang. Selain itu, silaturahmi ini juga adalah dalam upaya untuk memperkokoh 10 program yang sudah dicanangkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," terang Saeful Bachri, disela pembekalankepada puluhan calon pengurus dan partai Demokrat di Ciparay, Selasa 9 Agustus 2022.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima RRI, Rabu (10/8/2022), Saeful Bachri menegaskan, agenda pertemuan itu merupakan ajang silaturahmi dan pembekalan kepada 75 orang calon pengurus. Selain itu, juga sebagai bentuk konsolidasi agar para pengurus bisa lebih kenal lebih dekat satu sama lain.

"Sekarang adalah tahapan untuk memilih para pengurus yang 75 orang melalui wawancara dengan tim formatur," ungkap Saeful.

Pria yang karib disapa Kang Eful itu meminta75 orang yang merupakan calon pengurus tersebutbisa menjadi 'backbone' atau dasar perjuangan di tubuh Partai Demokrat.

Kang Eful juga kembali

menekankan bahwa Demokrat adalah partai yang terbuka untuk semua elemen masyarakat Indonesia, sesuai dengan garis Ideologi partai yang nasionalis dan religius. Kondisi itu menurutnya  harus dipahami oleh semua pengurus Demokrat Kabupaten Bandung.

" Bahwa Partai Demokrat tidak ke kanan atau ke kiri, tetapi sebagai partai yang nasionalis dan religius berdasarkan Pancasila sebagai Azas Negara," tandasnya.

Senada dengan Saeful Bachri, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung,  Billy Maulana meminta untuk tidak ada sekat di antara pengurus partai,  baik yang muda maupun yang tua.

" Justru harus berkolaborasi. Zilenial, Milenial dan yang tua harus bahu-membahu bekerja sama dengan konsep yang muda yang bertenaga, yang tua yang bijaksana," pintanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar