Jelang Liga 2, Persikab Sulit Cari Lawan Tanding Seimbang

Direktur Teknik Persikab, Rudy William Keltjes. (Foto:Didi Mainaki/RRI)

KBRN, Soreang : Persikab Kabupaten Bandung mengaku kesulitan mendapatkan lawan latih tanding yang seimbang menjelang bergulirnya Liga 2.Sulitnya mencari lawan yang seimbang atau kualitasnya lebih tinggi, membuat staf pelatih tidak bisa mengukur kelebihan dan kekurangan tim secara maksimal.

" Kesulitan kita untuk memaintance kondisi, harus ada ujicoba dengan lawan yang seimbang atau di atas kita. Nah disini kesulitan. Ujicoba kayak kemarin, menang 14 gol wajar saja lawannya kayak begitu," terang Direktur Teknik Persikab, Rudy William Keltjes, saat berbincang dengan RRI di kompleks si Jalak Harupat, Jumat (12/8/2022).

" Tapi kalau lawan Persib Bandung misalnya atau Persija, ini tekanan untuk kita itu besar, tinggal evaluasi dan dimantafkan," tandasnya.

Sejak awal kata Rudy, Persikab sebenarnya sudah melayangkan ajakan ujicoba dengan tim-tim yang punya nama, seperti Persikabo, RANS dan Dewa United. Namun entah kenapa dan apa alasannya tiba-tiba batal digelar.

" Ini kesulitan disini. Kalau lawannya dibawah kita ngga ada guna. Kita evaluasinya gimana ?." keluh Rudy.

Meski kesulitan mendapatkan lawan tanding yang sepadan, namun Persikab kata Rudy, sudah siap tempur mengarungi ketatnya Liga 2 dan mewujudkan target promosi ke Liga 1.

" Sudah tinggal nunggu waktu kompetisi saja. Tinggal memelihara fisik, taktik, tehnik saja. sudah siap tempur," ujar Rudy.

" Targetnya Persikab jelas promosi ke Liga 1 sama-sama sejajar dengan Persib Bandung. Makanya saya kemari targetnya apa lolos? makanya saya bantu. Kalau hanya ikut-ikut kompetisi ya bukan saya, tak suka saya. Kalau ada target, saya siap saya seneng," imbuh pria kelahiran Situbondo 12 Februari 1952 itu.

Rudy juga mengaku, Persikab tidak silau dengan peta persaingan di Liga 2 yang saat ini banyak diisi klub langganan kasta tertinggi seperti Persipura dan Persela Lamongan.

Hanya saja, mantan legenda sepakbola timnas itu memberikan catatan terkait masih minimnya suporter atau Lulugu tim berjuluk "Laskar Dalem Bandung itu".

" Ya ada tapi sedikit. Itu yang saya tidak habis mengerti. Kalau dulu bisa. Persikab dulu kan wah penontonnya banyak, level atas, kenapa sekarang ngga bisa ?," tanya Direktur Tehnik Rudy Keltjes yang bersama anaknya Stefan Rullin Keltjes akan bahu membahu membawa Persikab promosi ke Liga 1.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar