Good Performence 2021, Dahana Raih Penghargaan BPEA

PT. DAHANA Raih Penghargaan Goor Performan 2021

KBRN, Subang : PT. Dahana (Persero) meraih penghargaan kategori Good Performance 2021, dalam ajang Business Performance Excellence Award (BPEA) 2021, yang diselenggarakan oleh Forum Ekselen BUMN (FEB), yang bekerja sama dengan LKBN Antara. Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan secara virtual, Kamis (23/9/2021).

Menurut Ketua Panitia BPEA 2021 Firmanto Purdhy, pihaknya memberikan penghargaan berdasarkan self assessment BUMN melalui Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) yang telah dilaksanakan BUMN-BUMN peserta pada rentang 2020 lalu.

"Penghargaan BPEA, 2021 merupakan bentuk apresiasi kepada BUMN, yang telah bekerja mengelola bisnis ekselen, dengan membangun daya saing melalui integrasi berbagai sistem manajemen, hingga mencapai level ekselen tertentu," ujar Firmanto dalam siaran perss yang diterima RRI, Kamis (23/9/2021) sore.

Dahana sebagai kiblat bahan peledak Indonesia kata Firmanto,  turut melakukan audit KPKU secara mandiri (self assessment) pada tahun 2020. Pada periode tersebut, skor KPKU Dahana naik hingga 20.5 poin, dengan skor final 477.75 . Hal ini turut menggerek level DAHANA menjadi Good Performance dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai level Early Improvement.

"Skor KPKU Dahana tahun 2021 ini mengalami kenaikan, dari KPKU tahun sebelumnya, sehingga Dahana berhak menerima penghargaan tersebut," tegasnya.

Sementara itu Direktur Utama PT Dahana (Persero) Wildan Widarman, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh insan Dahana, yang telah bekerja dengan baik, inovatif, dan melandaskan kinerjanya pada core values AKHLAK, sehingga hal seperti audit KPKU dapat dilaksanakan dengan baik, dan mendapat penghargaan dari Forum Ekselen BUMN.

“Penghargaan BPEA 2021 ini merupakan salah satu kado indah bagi ulang tahun Dahana ke-55. Tapi kami tidak akan berpuas diri, bersama segenap insan Dahan akan terus meninggkatkan kinerja, dan sistem manjemen, dan tata kelola perusahaan. Dahana, Be Excellent,” ucap Wildan.

Sedangkan Ketua Umum FEB Agung Yunanto menyatakan, BUMN masih memiliki dua fungsi, baik sebagai perusahaan Negara, yang berorientasi profit. Sehingga memberi pemasukan pada Negara melalui pajak, dividen, dan non-financial contribution, maupun sebagai institusi yang memiliki kewajiban untuk melayani publik melalui program Tanggung Jawab Sosial, dan Lingkungan (TJSL), Badan Layanan Umum (BLU), serta program pemerintah lainnya yang diamanatkan melalui BUMN.

“Visi kami adalah, menjadi mitra strategis yang terpercaya dan terdepan dalam membangun kompetensi perusahaan kelas dunia, melalui program-program perumusan standar KPKU, pelatihan dan konsultasi bisnis ekselen, serta melaksanakan assesment dan rekomendasi assesment pada BUMN dan Kementerian BUMN,” terang Agung.

Selain penganugerahan, BPEA 2021 juga diisi dengan Seminar Pengelolaan Kinerja BUMN untuk Kesinambungan Usaha yang Sehat dan Kompetitif, dalam rangka berbagi pengalaman dan pengetahuan, yang disampaikan oleh berbagai praktisi BUMN seperti, Rizal Akbar (Telkom Indonesia), Honesti Basyir (Biofarma), Suryo Eko Hadianto (Bukit Asam).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00