Sambut Hari Jadi Subang ke-74, Pemda dan Galuh Pakuan Berkolaborasi Gelar Festival Benteng Pancasila

Sekda Asep Nuroni Pimpin Rakor Festival Benteng Pancasila Ke-1

KBRN, Subang: Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Subang Ke-74, 5 April 2022. Pemkab Subang mempersiapkan festival Benteng Pancasila ke-1.

Festival tersebut, merupakan kolaborasi pertama antara Pemda, Galuh Pakuan, PCNU dan berbagai pihak terkait, untuk mengangkat potensi yang dimiliki Subang, salah satunya yaitu Kabupaten Benteng Pancasila, sekaligus untuk menguatkan kearifan lokal, potensi yang dimiliki, hingga meningkatkan citra sebagai kota industri.

Demi suksesnya kegiatan tersebut, terlebih dahulu Pemda bersama Galuh Pakuan, PCNU dan elemen lainnya, melaksanakan rapat koordinasi (Rakor), yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Rabu (26/1/2022), yang dipimpin langsung oleh Sekda Asep Nuroni.

Kegiatan diawali dengan pemaparan Galuh Pakuan, terkait rancangan acara yang akan dibuat, salah satunya tema yang akan diambil yaitu, Bangkit Kembali Untuk NKRI.

Sekda Asep Nuroni mengatakan, bahwa kegiatan tersebut mampu memberi kesempatan untuk mengangkat potensi Subang, salah satunya sebagai Kabupaten Benteng Pancasila.

Selain itu, Sekda juga menyampaikan, diperlukannya tahapan-tahapan konkret, seperti pembentukan panitia, yang sejalan dengan tupoksi masing-masing dinas.

"Jika ada dinas-dinas yang memiliki kegiatan, yang sifatnya menunjang hari jadi Kabupaten Subang, bisa disamakan, dan dikolaborasikan dengan kegiatan ini," ujar Asep dalam rakor.

Ia juga berharap, kasus Covid-19 terutama Omicron di Indonesia, bisa secepatnya turun, atau hilang agar kegiatan bisa berjalan sesuai rencana.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, serta pemaparan tiap dinas terkait, dan akan diadakan rapat lanjutan dikemudian hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Pemerintahan, Kabag Kesra, Kabag Prokompim, Diskominfo, Disdikbud, Disparpora dan Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silvuadi SB, serta pihak-pihak terkait.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar