Tirai Kehidupan pro 4 RRI Banjarmasin "Kecemasan Persalinan Di Masa Pandemi"

KBRN, Banjarmasin : Wabah Virus Covid-19 sangat berdampak pada permasalahan psikologis ibu hamil seperti kesehatan ibu selama hamil dan keselamatan janin selama di dalam kandungan. 

Dalam program acara Tirai Kehidupan Pro 4 RRI Banjarmasin bersama Dr. Datu Abie Audah menghadirkan Hj, Umi Iffah Iqbal, S.Ag, MH (Praktisi Klinik Dhuafa Tersenyum) dan Fachriansyah, M. Ag (Akademisi UIN Bjm) dengan tema Kecemasan Menjelang Persalinan Ibu Melahirkan di Masa Pandemi.

Menurut Hj.Umi Iffah Iqbal, perubahan psikologi pada ibu hamil khususnya trimester III terkesan lebih kompleks dan meningkat kembali dibanding trimester sebelumnya, dan ini tidak lain dikarenakan kondisi kehamilan yang semakin membesar. 

“Ibu yang tidak mempunyai persiapan untuk melahirkan akan lebih cemas dan memperlihatkan ketakutan dalam suatu periaku diam hingga menangis,”ungkap Hj Umi.

Walaupun peristiwa kelahiran sebagai fenomenal fisiologis yang normal, kenyataannya proses persalinan berdampak terhadap perdarahan, kesakitan luar biasa serta bisa menimbulkan ketakutan bahkan kematian baik ibu ataupun bayinya (Janiwarty & Pieter, 2012). 

Hj. Umi juga menjelaskan ibu hamil yang memeriksakan kandungannya di Klinik Dhuafa Tersenyum menunjukkan bahwa kecemasan ringan 26%, sedang 62%, dan berat 12%. 

Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur, paritas dan pengalaman traumatis dengan tingkat kecemasan ibu, sedangkan tingkat pendidikan tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan tingkat kecemasan ibu. 

Disarankan Hj. Umi, peran dan dukungan dari petugas kesehatan dengan meningkatkan jasa konsultasi yang berguna bagi ibu hamil untuk dapat mengatasi kecemasan dalam menghadapi persalinan perlu ditingkatkan.   

Selain itu peran lembaga pendidikan agar lebih mengembangkan ilmu, khususnya ilmu keperawatan maternitas dan keperawatan jiwa tentang kecemasan pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan. 

“Lembaga pendidikan agar dapat memberikan asuhan keperawatan secara optimal, serta perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan kaitannya dengan frekuensi kunjungan antenatal care,”tutup Hj.Umi Iffah Iqbal. (heldawati)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00