Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Tegaskan Tak Ada Pengawalan Konvoi Moge Diatas Jembatan Sei Alalak Baru

Kompol Gustaf Adolf Mamuaya saat memperlihatkan video yang menunjukan itu bukan anggotanya

KBRN, Banjarmasin : Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Gustaf Adolf Mamuaya, memastikan tidak melakukan pengawalan terhadap rombongan konvoi Motor Gede (Moge) saat melintas diatas Jembatan Alalak Baru.

"Saya pastikan baik itu anggota Polda dan anggota Saya tidak melakukan pengawalan saat diatas Jembatan," tegas Gustaf, ditemui Kamis (23/9/2021).

Gustaf menjelaskan, dalam video viral berdurasi 35 detik itu terlihat seperti ada pengawalan, namun nyatanya itu adalah road capten dari rombongan Moge yang berpakaain seperti Polisi Lalulintas (Polantas).

"Karena saat itu anggota saya sudah saya perintahkan untuk mengawal rombongan saat melintas di kota saja dan berhenti titik sebelum pintu gerbang Jembatan," jelasnya.

Bahkan sebelumnya, pihak penyelenggara rombongan Moge itu sudah diingatkan untuk tidak melintas diatas jembatan karena belum dibuka untuk umum.

"Sebelumnya juga saya sudah sampaikan, bahwa sebaiknya tidak lewat jembatan karena akan banyak dampak negatif, tapi dari pihak penyelenggara Moge menyatakan sudah berkoordinasi, makanya kami tidak kawal saat diatas jembatan karena tidak ada wewenang," terang Gustaf.

Sebelumnya, diketahui jagat dunia maya sedang heboh oleh aksi iring-iringan komunitas Motor Gede (Moge), melintasi jembatan Sei Alalak Baru.

Padahal Jembatan Ikonik yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat itu belum dibuka dan diresmikan, sebab selama ini warga bersabar merasakan kemacetan.

Namun konvoi Moge bisa dengan leluasa melintas di jembatan yang menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Batola itu.

Bahkan Viral dan mengundang reaksi netizen yang menjadi perbincangan masyarakat dunia maya khususnya di Kalsel sejak Selasa (21/9/2021) malam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00