Pemprop Kalsel Tetapkan 8 Sekolah di Tala Jadi Nominasi Sekolah Sehat

Istimewa

KBRN, Pelaihari : Situasi Pandemi Covid-19 yang masih dirasakan hingga saat ini dunia pendidikan terutama sekolah harus melaksanakan penerapan protokol kesehatan. Hal ini yang mendasari adanya program perlombaan sekolah sehat tingkat provinsi yang dinilai secara virtual.

Sekolah-sekolah perwakilan Kabupaten Tanah Laut (Tala) telah memasuki tahap penilaian oleh tim juri dari pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dilakukan secara virtual di Aula SMP Negeri 1 Pelaihari.

Adapun 8 sekolah yang menjadi perwakilan terdiri dari Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama sederajat di Kabupaten Tala. Sekolah yang menjadi perwakilan merupakan binaan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tala, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tala, Kementerian Agama (Kemenag) Tala, serta Puskesmas yang ada di Tala.

Penilaian utama pada lomba sekolah sehat ini adalah seberapa besar kesiapan sekolah untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa Pandemi Covid-19. Selain itu penilaian juga mengarah pada penilaian Unit Kesehatan Siswa (UKS) yang mengacu pada pelayanan yang diberikan UKS dan juga kesehatan lingkungan sekolah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tala Yuliansyah mengharapkan agar sekolah-sekolah di Tala bisa menerapkan Trias (pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat) UKS yang sebenarnya wajib dilaksanakan di setiap sekolah.

"UKS di sekolah wajib melakukan inovasi-inovasi terkait dengan Trias UKS, baik dari segi pelayanan kesehatan, dan dari segi perilaku siswanya," ujar Yuliansyah.

Yuliansyah juga menambahkan dalam mewujudkan sekolah sehat juga perlu adanya pengelolaan sampah yang baik serta diterapkannya untuk penanaman apotek hidup di lingkungan sekolah, agar selain siswa mendapatkan pembelajaran akademis tapi juga mendapatkan pembelajaran mengenai kesehatan.

Selanjutnya Kepala Sekolah UPTD SMP Negeri 1 Pelaihari Jaka Sarjana menuturkan, sekolah yang dibinanya ini untuk mengikuti lomba sekolah sehat tidak banyak waktu untuk mempersiapkan dengan kata lain dipersiapkan dengan waktu yang singkat. 

"Kami sudah berkomitmen bersama ada atau tidaknya perlombaan kami tetap ingin memajukan kegiatan pembelajaran maupun kegiatan-kegiatan yang ada disekolah ini, namun dengan adanya lomba ini akhirnya semakin memacu kami untuk mempercepat program perbaikan demi nama sekolah," tutur Jaka.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00