Cafe 'Berdarah' jadi Milik Pemko Banjarmasin

Cafe

KBRN, Banjarmasin: Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin secara resmi menyegel area Cafe Pondok Party yang ada di jalan Sudirman, Kota Banjarmasin pada Jumat (21/1/2022) pagi.

Selain ditutup dengan seng berwarna biru, bangunan yang awalnya dijadikan sebagai lokasi berdagang dengan bentuk semi cafe yang berdekatan dengan area pasar Lama tersebut dibongkar secara manual oleh sejumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Banjarmasin.

Sebelumnya, cafe ini sudah lebih dulu ditutup oleh Pemko Banjarmasin sekitar dua pekan yang lalu akibat insiden pengeroyokan seorang pemuda yang menewaskan salah seorang warga.

Awalnya, penyegelan dilakukan untuk keperluan proses penyelidikan insiden 'berdarah' itu dari pihak kepolisian. Bahkan setelahnya terkuak, bahwa lokasi itu tidak mengantongi izin dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banjarmasin, Doyo Pudjadi yang saat itu juga hadir dalam penyegelan area cafe tersebut menjelaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan tugas kepemerintahan atas tanah tersebut.

"Pemko hanya menegakkan aturan aktivitas jasa perdagangan yang ilegal. Dan kita ketahui aktivitas disini juga tidak sesuai norma-norma berlaku," ucapnya.

Doyo menekankan, bahwa Pemko telah memiliki hak atas lahan itu, sejak akhir 2021 lalu. Dengan kata lain, lahan Cafe Pondok Party telah dibeli oleh Pemko dari pemiliknya, seharga puluhan miliar rupiah.

"Jangan sampai setelah diambil alih oleh Pemko justru jadi tempat tidak baik. Makanya perlu kita amankan. Luasan lahannya sekitar 2.500 meter persegi," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar