Tren Kasus Covid-19 di Aceh Kembali Meningkat

Ilustrasi penyemprotan cairan disinfektan di Banda Aceh (Foto: Istimewa).

KBRN, Banda Aceh: Juru Bicara Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Aceh Saifullah Abdulgani menyatakan, kasus-kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Aceh trennya terus meningkat. 

"Sebelumnya dari 22 kasus naik 35 kasus, dan naik lagi 43 kasus, sehingga menjadi 100 kasus dalam tiga hari (16-18 April 2021)," ungkap pria yang akrab disapa SAG itu, Senin (19/4/2021). 

Menurutnya, kasus positif baru  bertambah lagi 13 orang hari ini,  sembuh bertambah 101 orang, dan satu orang meninggal dunia sehingga baru tersebut mengoreksi angka kasus kumulatif di Aceh. 

"Kasus akumulatif Covid-19 hingga tanggal 19 April 2021 sudah mencapai 10.313 orang. Para penyintas yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 8.751 orang. Pasien masih dirawat 1.154 orang, dan kasus Covid-19 yang meninggal dunia 408 orang," jelasnya. 

SAG mengungkapkan, kasus positif Covid-19 yang bertambah lagi sebanyak 13 kasus, meliputi warga Kota Banda Aceh dan Kabupaten Pidie, masing-masing lima orang.

Kemudian, warga Kabupaten Aceh Besar sebanyak dua orang, dan warga Kabupaten Aceh Utara sebanyak satu orang. 

Sementara itu, pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 101 orang, yakni warga Aceh Besar 42 orang, Banda Aceh 22 orang, Aceh Timur sembilan orang, Langsa delapan orang, Aceh Tamiang tujuh orang, Aceh Barat tiga orang, Bener Meriah empat orang, Aceh Selatan dua orang, Aceh Tenggara dan Subulussalam sama-sama satu orang. Dua lagi warga luar daerah. 

“Satu orang dilaporkan meninggal dunia, yakni warga Kota Langsa,” tambah SAG. 

Lebih lanjut, SAG melaporkan, kasus probable yang secara akumulatif sebanyak 688 orang, yang meliputi 615 orang sudah selesai isolasi, 15 orang sedang isolasi di rumah sakit, dan 58 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19. 

"Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 7.131 orang. Suspek yang telah melakukan isolasi sebanyak 7.020 orang, sedang isolasi di rumah sebanyak 68 orang, dan sebanyak 43  orang sedang menjalani isolasi di rumah sakit," tutup SAG. 

Agar kasus covid-19 tidak semakin meningkat, ia mengajak, semua pihak melindungi segitiga wajahnya untuk menghadang penyebaran virus corona.

Segitiga wajah dimaksud meliputi mulut, hidung, dan mata, yang merupakan jalur masuk virus corona ke penderita baru Covid-19.   

“Kita ajak semua lapisan masyarakat untuk melindungi ‘segitiga’ wajahnya dengan protokol kesehatan,” imbaunya.

Kemudian, mengurangi mobilitas ke zona merah dan zona oranye sebab memiliki risiko tinggi hingga sedang penularan virus korona.

Lalu, mencuci tangan dengan memakai sabun sebelum menyentuh mulut, hidung, dan mata.

Selain itu, menjaga pola makan yang sehat dan istirahat yang cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi Covid-19. 

“Protokol kesehatan itu dinilai efektif melindungi “segitiga” wajah sebagai jalur masuk virus corona, penyebab Covid-19,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00