Cakades di Dompu Tandatangani Pakta Integritas

Bupati Dompu, AKJ saat memberikan pembinaan terhadap cakades.jpg

KBRN, Dompu: Gebrakan baru dilakukan Bupati Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak bulan Juli mendatang. 

Calon Kepala Desa (Cakades) di 16 desa ini, selain dibaiat untuk menjalankan pemerintahan yang bersih, jika terpilih, juga menandatangi Pakta Integritas. Bupati Dompu, A Kader Jaelani (AKJ) menuturkan, dalam Pakta Integritas itu, Cakades mentaati aturan baik pada proses pemilihan hingga terpilih nanti. 

"Ada 10 poin yang harus dijalankan Cakades ini, di antaranya tidak boleh mencidrai politik dengan melakukan Politik uang," ujar Bupati, Selasa (20/4/2021).

Ia menambahkan, Cakades di 16 desa ini, bersedia untuk tidak menggunakan fasilitas pemerintah desa, penyalahgunaan jabatan dan kewenangan, serta pelanggaran lainnya yang menciderai kualitas Pilkades.

Cakades juga menyatakan siap menang dan siap kalah dengan ikut menjaga dan mewujudkan kondisi wilayah yang kondusif, baik sebelum maupun setelah Pilkades. Mereka juga menandatangani penyataan untuk tidak akan menuntut apapun hasil Pilkades, menerima hasil Pilkades dengan arif dan bijaksana.

"Apabila terpilih sebagai Kades, mereka berjanji tidak akan melakukan komunikasi yang mengarah pada korupsi, kolusi dan nepotisme," tambahnya. 

Mereka juga akan menjunjung tinggi asas demokrasi yang baik. Tidak boleh memberikan janji-janji politik yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan berlaku, seperti janji membuka lahan pertanian dan perkebunan pada kawasan hutan (tutupan).

Selain itu, ada pernyataan yang tidak memperkenankan adanya kontrak politik dengan perangkat desa atau menjanjikan seseorang untuk diangkat menjadi perangkat desa, serta tidak akan memberhentikan dan mengangkat perangkat desa dengan tidak melalui prosedur dan mekanisme sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

 "Para Cakades berjanji akan bekerja dan melayani warga dan masyarakat sepenuh hati tanpa melihat status sosial," jelasnya. 

Dalam mengambil sebuah keputusan dan kebijakan di tingkat desa akan dilakukan melalui proses musyawarah untuk mendapatkan kemufakatan. Juga mereka berjanji untuk mendahulukan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan keluarga.

Cakades yang terpilih akan mengolah mengembangkan sumber daya yang ada dan menggali sumber daya yang belum ada untuk kemajuan pembangunan wilayah dan warga desa.

Para Calon ini, apabila terpilih, juga dituntut untuk bertindak adil dan bijaksana dalam segala hal dengan mengedepankan permusyawaratan untuk kepentingan bersama.

Namun sayangnya, penandatanganan pakta integritas ini tidak menyertakan saksi, jika cakades ini melanggar, baik saat pencalonan maupun jika terpilih nanti. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00