Prokes Nyaris Diabaikan, Pasar Burung Madiun Padat

Suasana Pasar Burung Srijaya dipenuhi pengunjung, Minggu (16/5/2021). (Foto: rri.co.id/Eka Wulan).

KBRN, Madiun: Memasuki Hari keempat lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, pengunjung di Pasar Burung Srijaya Kota Madiun membludak, Minggu (16/5/2021).

Ini terlihat di lokasi parkir yang disediakan tidak mampu menampung banyaknya kendaraan pengunjung pasar.

"Biasanya nggak sebanyak ini pengunjungnya. Mungkin karena hari libur jadinya ramai," ucap Slamet, seorang jukir di Pasar Srijaya Madiun, Minggu (16/5/2021).

Di pinggir jalan sisi barat maupun timur pun juga dipenuhi kendaraan, sehingga akses jalan menyempit.

Kemudian ruko dan KUA Kartoharjo pun juga dimanfaatkan oleh juru parkir dadakan yang sengaja mengais rezeki di momentum lebaran tahun ini.

Kondisi yang sama juga terlihat di dalam pasar burung Srijaya, bahkan penuh sesak, tidak hanya kalangan dewasa, namun juga balita, anak-anak hingga orang tua pun berbaur menjadi satu di dalam pasar.

Pantauan RRI, protokol kesehatan (prokes) pencegahan covid-19 nyaris diabaikan atau tidak diterapkan dengan baik.

Diantaranya tidak menjaga jarak, hingga ada yang tidak memakai masker dengan benar.

"Ini mau beli burung dara (merpati.red). Ya hobi saja," kata Erik, seorang pengunjung pasar Srijaya.

Meski namanya pasar burung Srijaya, pengunjungnya tidak hanya laki-laki namun juga kaum perempuan.

Sebab, di lokasi ini tidak hanya menjual aneka jenis burung, tetapi juga pakaian, hp bekas (second), jajanan, makanan siap saji, buah, hingga pelaratan dapur.

Maka tidak heran, kaum hawa atau para ibu-ibu juga banyak yang berkunjung ke pasar burung Srijaya. Sekadar menemani anak, suami hingga berbelanja kebutuhan dapur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00