Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Kembali Melonjak

Foto: Ilustrasi Pasien Covid-19 (Antara)

KBRN, Denpasar: Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Denpasar, Bali, menyebutkan tren lonjakan masyarakat yang terpapar positif sebanyak 556 orang, dibanding sehari sebelumnya 346 orang.

Juru Bicara GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, seiring meningkatnya masyarakat yang terjangkit virus corona ini, jumlah warga meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah sebanyak 5 orang dan kasus sembuh sebanyak 278 orang.

“Penyebaran COVID-19 di Kota Denpasar memang sulit diprediksi. Setelah sehari sebelumnya menunjukkan tren penurunan kasus positif COVID-19 sebanyak 364 orang, pada hari ini kasus positif kembali naik menjadi 556 orang," kata I Dewa Gede Rai di Denpasar, dilansir dari Antara, Rabu (28/7/2021).

Ia menjelaskan, berdasarkan data secara akumulatif kasus positif tercatat 23.913 kasus, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Denpasar mencapai 18.664 orang (78,05 persen), meninggal dunia 472 orang (1,97 persen) dan kasus aktif masih dalam perawatan 4.777 orang (19,98 persen).

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Jawa-Bali. Karena saat ini sudah masuk mutasi COVID-19 varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus COVID-19 di Denpasar meningkat,” jelasnya.

“Warga harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa pekan terakhir kasus mengalami peningkatan," sambungnya.

Di Provinsi Bali yang terkonfirmasi terpapar COVID-19 bertambah sebanyak 1.314 orang menjadi 71.103 orang (70.842 WNI dan 261 WNA).

Masyarakat yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 829 orang menjadi 58.469 orang (58.223 WNI dan 246 WNA).

Sementara yang meninggal dunia sebanyak 33 orang menjadi 2.016 orang ( 2.010 WNI dan 6 WNA). Sedangkan jumalh warga yang masih mendapat perawatan 10.618 Orang (WNI 10.609 dan WNA). (AL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00