Suara Kemenangan Dibalik Keterbatasan

KBRN, Pamekasan : Nuris Nur Hidayati, seorang siswi kelas 9 SLB PGRI Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur berhasil meraih medali emas dalam kategori cipta dan baca puisi SMPLB/SMALB di Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2021.

Meski memilki keterbatasan fisik, tidak menjadi penghalang bagi siswi asal Kelurahan Bugih itu untuk bisa berkarya dan meraih prestasi. Buktinya di event tingkat nasional itu, siswi penyandang tunanetra ini dinobatkan menjadi juara satu kategori cipta dan baca puisi. 

"Tidak pernah menyangka bisa jadi juara, karena saya terbilang baru belajar baca puisi," ucapnya, Sabtu (25/9/2021). 

Menurut remaja yang akrab disapa Iis itu, dirinya suka terhadap puisi sejak empat tahun yang lalu.

"Saya suka puisi waktu dengar teman saya baca puisi pada tahun 2017 silam," kata Iis. 

Saat membuat puisi untuk mengikuti lomba tersebut, anak kedua dari pasangan Eko Suyanto dan Widi Astutik ini didampingi oleh gurunya Hendra Susanto.

"Pembinaannya sekitar satu bulan, dan alhamdulillah karena semangat yang tinggi dari Iis bisa membuahkan hasil yang luar biasa," ujarnya. 

Widi Astutik merasa bangga terhadap anaknya, karena meskipun mengalami keterbatasan fisik, ternyata memiliki semangat yang tinggi untuk belajar hingga bisa meraih prestasi. 

"Yang pasti kasihan melihat anak memiliki keterbatasan, dulu sudah saya coba bawa ke dokter spesialis mata, tapi kata dokter tidak bisa dioperasi karena sudah bawaan lahir, tapi ya sudah dijalani saja dan saya bangga karena anak saya masih bisa berkarya dan berprestasi," ungkapnya. 

Dari kisah ini, kita dapat mengambil motivasi hidup dari penyandang disabilitas yaitu semangat juang yang tinggi dan menjadikan keterbatasan sebagai kekuatan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00