FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Tes PCR Bertahap Siswa-Guru Kota Bandung

KBRN, Bandung: Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menyatakan, uji usap atau tes PCR  bagi siswa dan guru menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan bertahap.

Puluhan SD, SMP dan SMA pada tahap pertama akan melakukan uji usap. 

"Jadi, secara bertahap dilaksanakan sampai akhir bulan ini untuk di tahap pertama dan nanti ini akan dilaksanakan terus terusan selama di setiap bulannya," ujar Kasi Kelembagaan Disdik Kota Bandung Risman Al Isnaeni, Sabtu (16/10/2021). 

Dia menuturkan, dari total kurang lebih 2.000 sekolah yang menggelar PTM terbatas di Kota Bandung, saat ini telah diambil 10 persen untuk dilakukan uji usap.

Pada tahap pertama, sebanyak 44 SD akan menggelar uji usap dari total 400 sekolah.

"Sedangkan SMP sebanyak 23 sekolah dengan masing masing sekolah 30 siswa, dan tiga guru," kata dia.

Risman melanjutkan, apabila ditemukan kasus positif Covid-19 dari angka 0-0,1 persen maka tindakan yang dilakukan adalah tracing dan melakukan isolasi mandiri.

"Sementara jika hasilnya di angka 0 hingga 3 persen maka kelas yang bersangkutan akan dihentikan sementara dan apabila d iatas lima persen, maka PTM di sekolah tersebut dihentikan," kata dia

Sebab, kata dia, di atas lima persen yang dinyatakan positif, maka untuk PTMT-nya mungkin akan diberhentikan sementara antara 10-15 hari.

"Itu dilakukan evaluasi dan sudah sehat kembali akan dibuka kembali PTMT-nya," kata dia. 

Saat ini, lanjut dia, terdapat 200 sekolah dari 2.000 sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Sampel uji usap akan dikirimkan ke laboratorium dan hasilnya akan disampaikan ke Dinas Pendidikan, sekolah hingga ke orang tua. 

"Kalau untuk menunggu hasil swab itu 1x24 jam sejak hasil swabnya diterima oleh lab, nanti hasilnya akan diinformasikan melalui Dinas Kesehatan diteruskan ke Dinas Kadisdik dan diteruskan sekolah dan orang tua," tandasnya. (DNS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00