FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Kebut Vaksinasi di Tangerang, Nakes TNI Diterjunkan

Bupati Tabgerang, Ahmed Zaki Iskandar rapat mengejar vaksinasi dengan Forkopimda

KBRN, Tangerang: Sebanyak 200 tenaga kesehatan (Nakes) dari TNI diperbantukan. Tujuannya, guna mengejar target vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang. Pasalnya, pemerintah pusat telah mengeluarkan Kabupaten Tangerang dari aglomerasi Jabodetabek dalan penurunan PPKM level-2. 

Menurut Bupati Tangerang, Ahned Zaki Iskandar, pihaknya telah mendapat bantuan sebanyak 200 Nakes yang berasal dari TNI, yang nantinya akan ditempatkan pada gerai vaksinasi. 

"Sekarang kita sudah mendapat kiriman dari TNI, tenaga kesehatan kurang lebih sekitar 200 orang. Inilah yang nanti akan kita pergunakan di gerai-gerai RT RW pelaksanaan vaksinasi untuk dosis pertama," ungkapnya kepada rri.co.id, Selasa (19/10/2021). 

Oleh karena itu, Zaki kini menugaskan aparatnya untuk menggelar gerai-gerai vaksinasi tahap pertama pada tingkat RT dan RW. 

Sementara, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan, tenaga kesehatan puskesmas yang dimiliki sekitar 600 orang. Untuk vaksin di tingkat RT/RW, akan dikoordinasikan bersama camat, Kapolsek, dan Danramil. 

"Mereka melakukan koordinasi mendata tingkat RT warga yang belum tervaksin akan divaksin. Datanya kita ambil untuk dimasukkan ke data P Care ataupun PeduliLindungi," katanya. 

Hendra menargetkan 70% warga Kabupaten Tangerang sudah divaksinasi pada awal November. "Insyaallah 1.500 per hari bisa mencapai 70% masyarakat tervaksin. Saat ini kan sudah mencapai 56,4% masyarakat kita yang divaksin," jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, dikeluarkan dari aglomerasi Jabodetabek akibat tak capai target 70 persen, Pemkab Tangerang genjot vaksinasi 1.000-1.500 dosis per hari disetiap kecamatan. 

Hal itu menjadi pembahasan penting saat rapat mendadak antara Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar,  organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimda serta 29 camat yang ada diwilayah Kabupaten Tangerang. 

"Agenda pembahasan yang dilakukan tadi terkait dikeluarkannya Kabupaten Tangerang dari aglomereasi Jabodetabekakibat belum tercapai target dalam pelaksanaan vakainasi Covid-19," ungkap Ahmed Zaki Iskabdar, Bupati Tangerang kepada rri.co.id, Selasa (19/10/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00