Penjelasan Pembatalan Keberangkatan Jamaah Calon Haji Pamekasan

KBRN, Pamekasan: Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji tahun 2021 angkatan 13, di hotel Front One, Kabupaten Pamekasan, Kamis (21/10/2021) sore. 

Hadir sebagai narasumber anggota DPR RI Komisi VIII Muhammad Ali Ridha dan Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler Kemenag RI, Nasrullah Jasam.

Dalam acara tersebut dihadiri sejumlah pihak terkait dan beberapa calon jamaah haji, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Kegiatan tersebut bertujuan menyampaikan alasan pemerintah Indonesia tidak memberangkatkan jamaah calon haji tahun ini diantaranya karena kondisi pandemi COVID-19 dan varian barunya yang melanda seluruh dunia, sehingga berpotensi mengganggu kesehatan, keselamatan dan keamanan jamaah calon haji, serta pemerintah Arab Saudi belum mengundang Indonesia untuk penandatanganan MoU penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. 

Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler Kemenag RI, Nasrullah Jasam mengatakan, keputusan pembatalan pemberangakatan jamaah calon haji bukan tiba-tiba, tetapi telah dikaji sejak November 2020 lalu.

"Kementerian Agama setelah berkonsultasi dengan Komisi VIII, dengan berbagai unsur dari ormas, maka yang paling ideal untuk tahun 2021 ini tidak memberangkatkan jamaah haji, alasannya menjaga keselamatan, dan keputusan ini senada dengan keputusan yang diambil pemerintah Arab Saudi, yang menyelenggarakan ibadah haji untuk kalangan terbatas yaitu untuk warga negaranya sendiri dan mukimin yang tinggal di Arab Saudi," jelasnya. 

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhammad Ali Ridha menegaskan, pihaknya tetap mengawasi dana jamaah calon haji yang batal berangkat. 

"Kita jamin setiap jamaah yang kemarin batal, dananya aman dan bahkan bisa diambil," ujarnya.

Namun Ali menyarankan, kalau mau diambil, sebaiknya setoran pelunasan saja, jangan setoran awal, agar tidak kehilangan kuotanya. 

Dia menambahkan, kegiatan itu penting dilakukan guna menangkal banyaknya hoaks tentang pembatalan keberangkatan jamaah calon haji. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00