Adhiya Muzakki, Ketua Umum HMI Badko Jabodetabeka-Banten

KBRN, Jakarta: Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat, M. Adhiya Muzakki terpilih sebagai Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Jabodetabek-Banten Periode 2021-2023 dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX yang dilaksanakan dari 22 November hingga 1 Desember di Jakarta Utara. 

Adhiya terpilih sebagai Ketua Umum Badko HMI Jabodetabek-Banten, pada Rabu, 1 Desember 2021, setelah mengalahkan empat kandidat lainnya, yakni Tiba Yudha Laksana (Cabang Tangerang), Aliga Abdillah (Cabang Serang), Safarian Shah Zulkarnaen (Jakarta Selatan), dan Fadli Rumakeffing (Cabang Jakarta Pustara). Adhiya terpilih dengan mekanisme yang benar dengan nilai-nilai musyawarah mufakat. 

Sebelumnya, Steering Comitte menetapkan 5 calon formatur/Ketua Umum HMI Badko Jabotabekka-Banten. Tiba Yudha Laksana, Fadli Rumakefing, dan Aliga Abdillah yang tidak hadir akhirnya dinyatakan gugur. Adhiya Muzakki, dan Safarian Shah Zulkarnaen melanjutkan kontestasi dengan tata cara pemilihan. Pemilihan tersebut menghasilkan Adhiya Muzakki sebagai formatur/Ketua Umum menggantikan Hendra Djatmiko. 

Dengan hasil tersebut, Presidium Sidang 1 (Abdul latip) menyerahkan berkas persidangan kepada Adhiya yang disaksikan Ina Sakinah selaku koordinator SC dihadapan para peserta sidang yang telah terverifikasi oleh Steering Committee (SC). 

Dengan mengusung visi "Mewujudkan Kader HMI Jabodetabeka-Banten yang Adaptif di Era Distruptif", Adhiya akan membawa perubahan di tubuh Himpunan di wilayah Koordinasi Jabodetabek-Banten. 

"Terima kasih kepada Cabang Cabang di wilayah Badko jabotabekka-banten yang telah mempercayakan saya untuk memimpin Badko ini," kata Adhiya saat dimintai keterangan, Rabu (1/12/2021) 

Lebih lanjut, Adhiya mengatakan, dirinya akan menjadi perpanjangan tangan dari PB HMI, serta menjadi lidah penyambung bagi cabang-cabang yang ada di wilayah Badko HMI Jabodetabek-Banten. 

"Amanah ini akan saya jalankan sesuai dengan Konstitusi yang berlaku," imbuhnya. 

Saat dimintai keterangan soal keterpilihan kader HMI asal Serang, Aliga Abdillah, Adhiya mengaku tidak mengetahui hal itu. Menurutnya, keterpilihan kader HMI asal Cabang Serang itu inkonstitusional dan cacat administrasi. 

"Inkonstitusional itu. Cacat administrasi," tegasnya kepada wartawan. 

Adhiya berharap Musda kali ini tidak dipolitisir untuk kepentingan tertentu.

"Ini adalah momentum untuk menjadikan Badko Jabotabekka-Banten lebih baik lagi ke depannya," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar