Banjir Nunukan Mengakibatkan Pembelajaran Tatap Muka Terhenti

Banjir di Kabupaten Nunukan sejak sepekan terakhir mengakibatkan bangunan SMA Negeri 1 Sembakung terendam banjir. Hal ini membuat pembelajaran tatap muka terhenti. (foto: Salma Amin/RRI)

KBRN, Nunukan:  Banjir di Kabupaten Nunukan sejak sepekan terakhir mengakibatkan pembelajaran tatap muka di SMA Negeri 1 Sembakung terhenti. 

Wakil Kepala SMA Negeri 1 Sembakung, Wa Samuna mengungkapkan satu-satunya gedung bangunan yang tidak terendam banjir hanya laboratorium komputer. Hal itu  karena letak bangunannya berada di dataran yang lebih tinggi dari bangunan yang lain, 

Namun, laboratorium tersebut juga tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai ruangan sementara dalam melaksanakan proses pembelajaran.

"Sudah terendam banjir semua kan kecuali lab komputer, sekitar 3 meter jadi tidak memungkinkan untuk kita laksanakan pembelajaran", ungkap Wakil Kepala SMA Negeri 1 Sembakung, Wa Samuna, Rabu, (25/05/2022).

Sebelumnya, dewan guru berencana melaksanakan pembelajaran secara daring, namun dikarenakan guru dan siswa termasuk masyarakat di wilayah itu fokus menyelamatkan diri dari banjir sehingga pembelajaran dihentikan sementara. 

"Kasian juga anak-anak, kami juga guru sibuk mengurus diri dan keluarga akibat banjir sehingga mau tidak mau sekolah diliburkan dulu", imbuhnya.

Sembakung merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara yang merupakan langganan banjir ketika memasuki musim penghalang, termasuk saat mendapatkan kiriman banjir dari negara tetangga Malaysia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar