Berkah Covid-19, 28 Napi Dibebaskan Melalui Asimilasi

KBRN, Lhoksukon: Menjelang hari raya idul Fitri 1441 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon  Aceh Utara membebaskan 28 narapidana (napi) setelah mendapatkan asimilasi di rumah dan hak integrasi dalam rangka pencegahan serta penanggulangan penyebaran COVID-19, Jum’at (22 /5/2020).

Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon Yusnaidi mengatakan, pembebasan 28 napi yang mendapatkan Asimilasi di rumah berdasarkan Peraturan Menteri Hukum  dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) nomor 10 tahun 2020, dalam rangka pencegahan dan meminimalisir penyebaran Virus Corona di dalam penjara.

“Napi yang mendapatkan program ini sudah menjalani masa pidana 2/3 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020. Mereka merupakan napi tindak kejahatan umum, yaitu narkotika, pencurian, dan lalu lintas yang hukuman  bervariasi  paling tinggi hukumannya itu 2 tahun 10 bulan dan paling rendah 8 bulan, ” kata Yusnaidi pada RRI Jum’at (22/5/2020).

Disebutkan, saat ini narapidana dalam tahanan menjadi 328 orang, yang sebelumnya dihuni sebanyak 356 terpidana, sedangkan secara keseluruhan napi yang mendapatkan asimilasi di Lapas kelas IIB Lhoksukon sejak COVID-19 mencapai 93 orang.

“Semua napi mendapatkan asimilasi di rumah harus mematuhi anjuran pemerintah untuk pencegahan penyebaran COVID-19, dan harus tetap mematuhi persyaratan serta ketentuan berlaku, dan mereka akan dilakukan pembimbingan dan pengawasan Balai Pemasyarakatan Kelas II Lhokseumawe yang dilakukan secara daring." pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00