Tikus Serang Puluhan Hektare Tanaman Jagung Dompu

Tikus serang jagung petani.jpg

KBRN, Dompu: Puluhan hektare tanaman jagung di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, terancam gagal panen. Serangan hama tikus, menyerang komoditi yang menjadi andalan Kabupaten Dompu sejak 10 tahun terakhir.

Supriyamin, petani di Desa Serakapi Kecamatan Woja, menyebut, serangan hama tikus itu, sejak mulai tanam hingga jagung mulai berbuah.

"Mulai dari batang hingga buah, diserang hama tikus," katanya, Kamis (21/1/2021)

Berbagai upaya telah dilakukan para petani untuk mengatasi hama tikus ini. Namun semua usaha para petani sia-sia, bahkan sudah dua musim ini hama tikus tetap merajalela.

Para petani di Desa Serakapi berharap pemerintah memberikan solusi kepada para petani dalam mengatasi hama tikus serta memperhatikan nasib petani yang kian merugi akibat seringnya gagalnya panen.

"Usaha kami ya meracuni tikus itu, agar tidak meluas karena hanya itu yang bisa kami lakukan," tambahnya.

Tidak hanya di Desa Serakapi, serangan hama tikus ini juga menyerang desa tetangganya yakni Desa Saneo. Data dari UPT Dinas Pertanian Woja, tercatat ada 40 hektare terjadi di Desa Serakapi dan 30 hektare menyerang Desa Saneo.

 Pengendali Organisme Penggangu Tanaman (POPT) UPT Dinas Pertanian Kecamatan Woja , Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Maria Ulfa, mengatakan sebetulnya, serangan hama tikus ini biasanya terjadi dalam siklus 10 tahunan.

Namun akibat penanaman jagung serentak, membuat serangan hama tikus ini terjadi terjadi setiap tahun.

"Mungkin karena makanan tersedia, sehingga tikus ini perkembangannya banyak," katanya.

Ulfa menyarankan, dalam satu titik, seharusnya komoditi yang dikembangkan bervariasi. Misalnya dalam satu titik lokasi itu, petani yang yang lain menanam komoditi lain.

"Tapi itukan tidak mungkin, karena komoditi jagung ini dirasa sangat menjanjikan," tambahnya.

Untuk mengatasi ini, pihaknya menyarankan petani untuk swadaya. Dinas Pertanian tidak bisa berbuat banyak, akibat tidak cukupnya anggaran. Dinas hanya membantu bersifat stimulus saja.

Pembasmian dengan menebar racun tikus yang banyak dijual di toko pertanian, bisa digunakan. Namun yang terpenting, seharusnya petani dalam penyiapan lahan harus tepat. Sanitasi lahan yang benar, sebelum dilakukan penanaman komoditi apapun, bisa meminimalisir serangan hama.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00