Tanah Amblas di Baubau, Masyarakat jadi Khawatir

KBRN, Baubau: Peristiwa tanah amblas di Kelurahan Katobengke Kecamatan Betoambari Kota Baubau yang terjadi pada Kamis dini hari 14 Januari 2021, masih menyisahkan kekhawatiran masyarakat dan pemerintah setempat. 

"Sebab dalam peristiwa itu, tim kami menemukan tanah mengalami pergeseran dan kondisinya labil. Belum diketahui pasti berapa luasan tanah di wilayah itu yang masih bisa berpotensi amblas, sementara banyak rumah warga diarea itu," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Baubau, Andi Hamzah dalam keterangannya, Kamis (21/1/2021). 

Karena itu, pihaknya saat ini sedang menguji kondisi bawah permukaan tanah area tersebut menggunakan alat geolistrik. Pengujian secara teknis ini sekaligus untuk memetakan luasan kondisi tanah yang dinilai rawan. 

"Karena ada asumsi bahwa kemungkinannya area itu banyak rongga-rongga di bawah tanah yang membuat terjadinya longsor. Dan yang kita takutkan ini karena kemungkinannya jangan sampai berdampak luas. Tapi kita harapkan semoga tidak," tuturnya.

Andi mengatakan, nantinya hasil dari pengujian tim ahli akan diumumkan kepada masyarakat sebagai rekomendasi apakah di area itu masih layak ditempati warga atau tidak. 

Saat ini kata dia, akses jalan diarea tersebut masih ditutup sementara untuk kendaraan roda empat dan hanya roda dua yang dibolehkan lewat. Sedangkan 10 kepala keluarga yang terdampak bencana tanah amblas saat ini masih bertahan di rumah keluarga dengan total sebanyak 42 jiwa. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00