Jembatan Rusak Parah, Warga Ende Minta Perhatian Pemerintah

KBRN, Ende: Warga dusun Onebare Desa Emburia kecamatan Ende minta perhatian pemerintah untuk bisa lakukan perbaikan dan peningkatan infrastruktur jembatan desa yang kondisinya saat ini rusak parah. Jembatan tersebut merupakan media akses utama warga dusun Onebare menuju ke sekolah yakni TK  SD dan SMP serta rumah ibadah yang terletak di seberang sungai.

Kepada RRI Mama Maria Wada salah satu warga Dusun Onebare Desa Emburia Kecamatan Ende mengaku dirinya pernah terperosok diantara papan jembatan yang sudah rusak  juga beberapa anak sekolah yang  pernah mengalami nasib serupa.  Disetiap pertemuan desa atau kunjungan pejabat publik ke wilayah  mereka perbaikan dan peningkatan jembatan gantung menjadi prioritas usulan warga.

“ Setiap kampanye bupati atau DPR kami selalu usul. Mana mama sudah tua begini. Pernah jatuh ibu pas malam-malam itu. Ada juga anak sekolah yang Tk, yang masih kecil itu pernah jatuh. Jadi kami orang tua yang harus antar mereka ke sebelah dulu.Tolong pemerintah dengar juga keluhan kami.” Kata mama Maria Wada.

Kepala Dusun Onebare Arnoldus Banda dikesempatan yang sama kemukakan usia jembatan sudah hampir 20 tahun dan mulai rusak sejak 10 tahun yang lalu.  Setiap tahun jelang hari Natal warga secara swadaya memperbaiki bagian yang rusak dengan  bahan lokal seadanya. Beberapa pekan lalu ada pengendara sepeda motor yang jatuh ketika paksa melintasi jembatan. Sebagai kepala dusun dirinya sangat mengaharapkan perhatian pemerintah/ karena sudah berulangkali diusulkan melalui musrebang.

“Beberapa hari yang lalu ada pengendara sepeda motor yang jatuh disitu. Keadaannya seperti itu. Kami sudah berulang kali mengusulkan melalui musrenbang. Itu merupakan akses utama kami ke pusat paroki dan pusat pendidikan desa.”Tegas Arnold.

Ketua komisi 2 DPRD Ende Yulius Ceasar Nonga  terkait permintaan warga Onebare mengatakan sudah waktunya pemerintah memperhatikan keluhan warga  apalagi sudah sepuluh tahun keluhan ini disampaikan. Soal permintaan warga untuk dibangun jembatan permanen agar bisa dilalui kendaraan roda empat  pemerintah bisa mengkajinya saat ini karena bisa menjadi ruas alternatif jalur poros tengah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00