GeNose UGM, Ada Baiknya Didukung

Foto: (Dok. Ist)

KBRN, Jakarta: Satu satunya test diagnosis yang diakui dan valid soal Covid-19 adalah test SWAB PCR. 

Test ini sangat tinggi akurasinya sehingga digunakan oleh berbagai lembaga kesehatan untuk mengetahui potensi virus Covid-19 di dalam tubuh manusia. 

Sedangkan alat lain, semisal Rapid Test termasuk SWAB test Antigen, masih di bawah SWAB tes PCR. 

Persoalannya, penggunaan SWAB PCR mahal dan memerlukan waktu lama. Pasien kadang harus menunggu lebih dari 24 jam untuk mengetahui hasil test terhadap dirinya. 

Karena itu, ketika peneliti dari UGM Yogyakarta merancang alat Ge Nose, maka harapan mendapatkan fasilitas pengecekan secara cepat dan murah dapat terealisir.

Ketua Tim Peneliti GeNose, Prof Dr Eng Kuwat Triyana, MSi, juga sudah menyatakan bahwa ada izin edar yang sudah diterbitkan oleh kementerian kesehatan. 

Karena itu ada baiknya, bila pemerintah dan pihak lain memberi dukungan agar alat GeNose UGM ini segera dapat digunakan. 

Bandingkan harga biaya PCR yang minimal Rp900 ribu per orang dengan Ge Nose yang konon hanya akan dipatok Ro25 ribu.

Ini harus segera diwujudkan, sebab makin banyak orang Indonesia yang diidentifikasi, maka akan semakin baik. 

Editorial ditulis oleh redaktur senior RRI.co.id Widhie Kurniawan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00