Pesta Usai Divaksin Anti Covid-19

raffi_ahmad.jpg

KBRN, Jakarta: Ada beda antara artis iklan sabun dengan tokoh selebritis yang sudah masuk dalam ranah publik dan negara, apalagi sesuatu produk yang dikaitkannya menyangkut suatu kebijakan dan bahkan terkait dengan hidup mati kelompok masyarakat.

Karenanya kita pasti prihatin atas apa yang dilakukan oleh seorang selebritis Raffi Ahmad.

Ia dikelompokkan sebagai orang muda dengan banyak penggemar dan dianggap berperilaku baik. Namun, nyatanya antara apa yang diharapkan dilakukannya ternyata tidak sejalan.

Saat mewakili kelompok muda menerima pertama vaksin Antivirus Covid-19, sinovac, harapannya agar kelompok muda di tengah masyarakat akan siap juga menghadapi Covid-19 dengan berbagai protokolnya. Sehingga, tatkala Raffi Ahmad ikut berpesta di sebuah tempat tanpa protokol kesehatan, jelas publik kecewa.

Kata orang kampung, istilahnya isuk dele, sore tempe. Pagi mempromosikan tahapan menghadapi virus Covid-19, tapi malamnya justru menjadi orang yang terlibat dalam pelanggaran protokol kesehatan. Lebih parahnya, ternyata ia berpesta bersama tokoh tokoh selebritis lainnya.

Ada Gading Marten, ada Anya Geraldine, ada Nagita, ada Sean Gelael. Mereka kumpul bareng berpesta tanpa protokol kesehatan, bahkan konon kabarnya ada Basuki juga alias Ahok di area pesta tersebut. Tidak jelas, apakah Basuki alias Ahok taat protokol kesehatan saat itu, tapi yang jelas Rafli Ahmad melanggar protokol kesehatan. Terima kasih juga kepada Anya Geraldine karena sudah memposting acara pesta tersebut.

Bangkai, kalau ditutupi tetap saja bau. Kita serahkan kepada polisi untuk menangani kasusnya.

Pelanggaran protokol kesehatannya sudah pasti. Tinggal proses hukumnya yang dinanti.

Komentar ditulis oleh Editor Senior Pro3 RRI Widhie Kurniawan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00