Warga Mulai Mudik Colongan

Foto: Ilustrasi Warga Mulai Mudik Lebaran

KBRN, Jakarta: Rupanya banyak orang di negeri ini yang lebih rela keluarganya terkena Covid19 daripada bersabar manahan diri tidak mudik pada iedul Fitri 2021. Faktanya, banyak terminal bus, travel dan tempat penyeberangan ramai dengan orang yang akan pulang ke kampung halamannya saat sekarang.

Presiden Joko Widodo sendiri sudah memastikan tidak mudik. Tapi presiden justru ragu dengan perilaku rakyatnya yang terus mencari cara bisa pulang kampung. Persoalan pokok pulang kampung adalah potensi terjadinya persebaran Covid 19 dari kota ke desa-desa dan ke kampung-kampung.

Seperti dipahami bahwa desa dan kampung termasuk yang tidak begitu tinggi penularan Covid19. Sedangkan Kota termasuk tinggi. Khawatirnya, migrasi orang dari kota ke kampung halaman akan meningkatkan jumlah warga yang terinfeksi. 

Banyak orang tidak ingin peristiwa di India terjadi di Indonesia. Ribuan orang meninggal tiap hari karena Covid 19 merajalela. Mudik adalah tradisi silaturahmi antar keluarga dna masyaraja kota dengan keluarga besarnya di kampung halaman. 

Perlu dicatat, dalam ajaran Islam dianjurkan silaturahmi,, namun moment silaturahmi tidak tidak harus dikaitkan dengan iedul fitri. Kapanpun bisa silaturahmi. Kalau tidak mudik juga tidak masalah.

Kalau kita sayang keluarga, bagusnya tidak mudik. Iedul Fitri tidak mewajibkan mudik. Namun Iedul Fitri mendorong manusia kembali fitrah dan menjadi manusia bertaqwa sesuai tujuan Ramadhan.

Untuk ini, polisi dan Satgas Covid19 agaknya harus tegas dan tidak boleh lengah mengamankan pemudik yang nekat. Kadang kita tidak habis pikir, banyak orang nekat hanya untuk hal yang tidak substansial pada era saat ini. Demikian komentar. Selamat pagi.

Komentar disampaikan Editor Senior Pro3 RRI Widhie. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00