Berita Pelajar Pingsan Saat ke Sekolah

(Tangkap layar Google Map)

KBRN, Jakarta: Kita turut prihatin dengan peristiwa yang diwartakan oleh satu media lokal beritabeta.com dan juga satu media nasional  terkait sejumlah siswa di desa Urung, Seram Timur, Maluku yang disebut harus bertaruh dengan nyawa saat menuju sekolah.

Mereka harus melewati sungai karena tiadanya jembatan ke sekolah mereka, sehingga para siswa tersebut harus melintasi sungai besar.

Menurut media tersebut, tiga siswa, yakni Hartati Wokas, Rani Kusa, dan Sofia Wokas pingsan terseret arus karena kelelahan. Video para siswa itu juga ada pada akun Youtube Beritabeta. Kejadiannya disebut tanggal 18 September dan diberitakan kemarin.

Kalau berita ini terkonfirmasi, maka jelas ini sangat memprihatinkan, apalagi terkait dengan upaya mencerdaskan bangsa melalui pendidikan.

Hanya saja dalam tayangan video di akun youtube tersebut kurang tergambar sungainya dan saat mereka melintas. Sementara kesan yang tampak juga tidak seperti melintasi sungai tetapi di tepi pantai.

Sekali lagi, kita menjadi prihatin dengan kabar yang diberitakan media tersebut, sehingga karenanya proses konfirmasi menjadi penting di sini.

Komentar ditulis Editor Senior Pro3 RRI Widhie Kurniawan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00