Bantu Peternak, 30 Ribu Ton Jagung Disubsidi

KBRN, Jakarta: Ketua Umum DPP Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia, Singgih Januratmoko berterimakasih kepada Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang memberikan solusi 30 ribu ton jagung untuk peternak mandiri UMKM dengan harga Rp4.500 per kilogramnya. Padahal harga sebenarnya saat ini mencapai Rp6.000 per kilogram.

"Masalah jagung ini sangat penting, karena setengah dari komponen pakan ayam broiler dan layer adalah jagung, jadi ini sangat vital bagi ayam layer dalam produksi telur," kata Singgih kepada RRI, Kamis (23/9/2021).

Singgih menjelaskan solusi dari Menteri Airlangga dilakukan untuk peternak rakyat hingga Desember 2021. Gerak cepat Airlangga tersebut sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo pada Rabu (15/9/2021) lalu yang meminta harga jagung di kalangan peternak harus turun dalam sepekan. 

"Mekanisme subsidi jagung dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dengan dana Cadangan Stabilisasi Harga Pangan (CSHP). Jagung akan disediakan Bulog dan Kementerian Pertanian. Dalam hal ini kami para peternak mandiri juga berterima kasih kepada Presiden Jokowi atas perhatiaanya terhadap peternak, kami juga berharap hal ini dapat memberi efek penurunan harga secara umum," jelas Singgih. 

Sebelumnya, persoalan mahalnya jagung untuk pakan ternak ini telah menjadi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia meminta kepada jajarannya, khususnya Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan agar harga jagung sebagai pakan ternak menjadi Rp4.500 per kilogram lantaran harga jagung di pasaran sebesar Rp6.000 per kilogram sangat merugikan para peternak unggas, khususnya ayam petelur.

Hal itu disampaikan Jokowi saat bertemu dengan perwakilan asosiasi peternak di Istana Negara, Rabu (15/9/2021) dalam pertemuan itu hadir pula Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00