Penyerahan IMB Kampung Prioritas DKI Jakarta

KBRN, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan penataan infrastruktur RW 08, 09, 10, 11 Kampung Tanah Merah, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (16/10/2021).

Penataan meliputi pembangunan 3,1 kilometer betonisasi jalan lingkungan, sistem drainase U-ditch beton, septi tank komunal, enam gapura, pipa air bersih PAM Jaya untuk 1.100 pelanggan, hingga taman vertikal.

Termasuk meresmikan Kampung Asuh Yayasan Himmata dan Masjid Al Asyaroh yang berlokasi di RW 10 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja dengan melalui proses kolaborasi Program Community Action Plan (CAP) dan Collaborative Implementation Program (CIP).

"Pemerintah miliki tanggung jawab, seninya bisa mencari jalan keluar ketika kebutuhan dan peraturan tidak ketemu. Di situ lah letak tugas pribadi pemerintahan untuk mencari jalan tengah. Kalau hanya sekadar menjalani peraturan, serahkan saja menggunakan mesin. Tapi, kalau memenuhi kebutuhan dan perundangan pasti ada jalan keluarnya," kata Anies saat ditemui di Kampung Tanah Merah, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (16/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Anies menyerahkan tujuh belas penerima manfaat dari total 68 surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Kawasan Kampung Prioritas di Jakarta.

Itu, merujuk pada Keputusan Gubernur Nomor 878 Tahun 2018 tentang Gugus Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung dan Masyarakat.

IMB Kawasan dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai solusi bagi pemukiman kampung prioritas, legalitas tanahnya masih dalam proses sehingga kebutuhan dasar seperti air dan listrik terpenuhi.

Bukan untuk satu bangunan, IMB Kawasan diperuntukkan bagi satu kawasan (kolektif) dalam satu Rukun Tetangga (RT) dibawah naungan koperasi.

"IMB Kawasan atau IMB Kolektif ini adalah jalan tengah yang kita ambil untuk menyelesaikan masalah bangunan yang di tanah status legalnya belum tuntas. Tapi, faktanya warga sudah puluhan tahun di sini. Mereka butuh pelayanan listrik dan air dengan benar. Itu harus ada IMB," kata Anies. (DNS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00