FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Golkar Klaim Jokowi Berhasil Atasi Covid

KBRN, Jakarta: Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengklaim pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin berhasil dalam menangani pandemi Covid-19.

Menurut Misbakhun program prioritas yang dijalankan oleh Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Amin yakni pembangunan SDM, pembangunan insfrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi sangat tepat dalam menyelamatkan perekonomian nasional.

"Salah satu capaian pemerintah dalam dua tahun terakhir di bidang ekonomi adalah berhasil menahan kontraksi ekonomi di tahun 2020 yang hanya sebesar -2,07% year on year (yoy) dan ini menjadikan Indonesia menempati peringkat ke-4 di antara negara G20. Capaian tersebut tentunya tidak terlepas dari keberhasilan upaya Pemerintah dalam pengendalian pandemi Covid-19,” terang Misbakhun dalam konferensi pers "Dua tahun kinerja pemerintahan Jokowi-Amin" di gedung DPP Partai Golkar Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Sementara dari sisi kemiskinan dan pengangguran yang sempat meningkat akibat Covid-19 juga telah berhasil diturunkan. Misbakhun menjelaskan angka kemiskinan menurun dari 10,19% pada September 2020 menjadi 10,14% pada Maret 2021. 

“Sedangkan angka pengangguran turun dari 9,77 juta orang atau 7,07% pada Agustus 2020 menjadi 8,75 juta orang atau 6,26% pada Februari 2021,” katanya.

Dari sisi kesehatan, Pimpinan Komisi 9 DPR fraksi Partai Golkar Melki Lakalena menjelaskan penanganan covid ditanah air sangat maksimal. Dirinya mengapresiasi dari kebijakan-kebijakan yang timbul di era pemerintahan Jokowi-Amin. Melki menjelaskan kasus kematian akibat Covid menurun. Bed Occupation Rate (BOR) juga mengalami penurunan.

"BOR mengalami penurunan di 21 Oktober 2021. BOR RS turun menjadi 11% dari sebelumnya 13%. BOR TT Covid-19 turun menjadi 35% dari 42%. Dibandingkan negara lain, kejadian Covid-19 per 1 juta penduduk di Indonesia tergolong rendah yaitu 3,53 kasus dan Angka reproduksi kasus (Rt) sebesar 0,7. Indonesia bahkan telah melewati masa puncak kasus aktif Covid-19 yang terjadi 24 Juli 2021 dengan adanya 574.135 kasus aktif. Namun kini sudah mengalami penurunan 97,09% atau pengurangan sebanyak 557.438 kasus aktif, sehingga per 19 Oktober hanya terdapat 16.697 kasus aktif," terang Melki.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00