Pemerintah Komitmen Dukung Pengembangan Industri Kuliner Lokal

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) RI Angela Tanoesoedibjo. Foto: ( Dok. Antara )

KBRN, Jakarta: Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) RI Angela Tanoesoedibjo menyatakan pemerintah berkomitmen mendukung pengembangan industri kuliner lokal. Maka itu berharap Food StartUp Indonesia atau FSI 2022 bisa membuka peluang kolaborasi baru antara investor dan pelaku kuliner di Tanah Air. 

"Kita bisa mengambil ilmu yang baru dari FSI dan mengambil peluang kerja sama usaha baru dan kolaborasi baru," kata Angela kepada wartawan, Kamis (23/6/2022). 

Berdasarkan data, subsektor kuliner menyumbang Rp455,44 triliun atau sekitar 41 persen dari total PDB ekonomi kreatif sebesar 1.134,9 triliun pada tahun 2020. Kemudian juga menyerap tenaga kerja terbesar di ekonomi kreatif sebanyak 9,5 juta. 

Wamenparekraf Angela mengungkapkan bila melihat potensinya, sektor kuliner menjadi langkah untuk melestarikan budaya dan bahkan diplomasi. Atau yang biasa disebut gastronomi yang akan membantu sektor pariwisata Indonesia. 

"Oleh karena itu, Kemenparekraf memiliki berbagai program untuk mendukung industri kuliner di Tanah Air," ujarnya. 

"Guna meningkatkan resiliensi pelaku kuliner selama pandemi dengan digitalisasi dan untuk meningkatkan daya saing, baik secara nasional maupun global," tambahnya. 

Diketahui, FoodStartUp Indonesia merupakan agenda tahunan Kemenparekraf RI yang telah berlangsung sejak 2016. Acara ini berupaya mempertemukan pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner dengan akses permodalan/pembiayaan.

Dari situ diharapkan terjadi peningkatan percepatan pertumbuhan ekonomi kreatif kuliner dan terbukanya lapangan kerja di Indonesia. FSI 2022 pun telah memberikan kontribusi bagi subsektor kuliner.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar