BI Ingin Masyarakat Makin Paham dan Bangga Rupiah

Gubernur BI Perry Warjiyo membuka Festival Rupiah Berdaulat Indonesia, Jumat 19/8/2022. (Foto: Magdalena/RRI)

KBRN, Jakarta: Bank Indonesia menyelenggarakan Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) dalam rangka memeriahkan HUT Ke-77 Republik Indonesia. "Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang peran rupiah dalam perjalanan sejarah bangsa," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

"Sehingga, masyarakat akan semakin paham dan bangga pada Rupiah sebagai pemersatu di NKRI," ujarnya menambahkan. Gubernur BI menyampaikan hal itu saat membuka FERBI di GOR Basket Indoor Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (19/8/2022). 

Festival ini juga diharapkan untuk menumbuhkan optimisme dan semangat kebangsaan, serta memperkuat kedaulatan RI. Perry juga mengingatkan bahwa BI dan pemerintah telah menerbitkan tujuh pecahan uang rupiah kertas tahun emisi 2022.

"Penyempurnaan uang tahun emisi 2022 dilakukan dengan standarisasi desain yang indah. Termasuk penggunaan bahan untuk pengamanan uang dengan teknologi terkini.

Sehingga, uang kertas baru ini betul-betul aman dan menyulitkan terjadinya pemalsuan. Selain itu juga mudah dikenali para penyandang disabilitas netra dan memiliki masa edar yang lebih lama.

Kegiatan FERBI ini juga diisi dengan dialog kebangsaan. Acara bertema 'Merekat Keberagaman, Bersatu Mencintai Bangsa' menghadirkan pembicara dari kalangan pemuka agama dan tokoh masyarakat.

Salah seorang pembicara, Profesor Abdul Mu'ti, mengapresiasi BI karena menerbitkan uang yang ramah bagi kalangan tuna netra. "Ini menunjukkan rupiah bukan sekedar alat pembayaran, tapi juga menggambarkan ke-Indonesiaan yang beragam," ujarnya.  

Kebanggaan akan rupiah sebagai identitas bangsa harus ditanamkan terutama kepada generasi muda. Ketua Perhimpunan Majelis Agama Budha Indonesia, Philip K. Widjaya, mengatakan masyarakat harus bangga memiliki mata uang yang stabil dan berdesain cantik.

"Rupiah merupakan alat pembayaran yang memadukan karya seni dan teknologi," katanya. "Bayangkan di masa perjuangan dulu, kita punya beragam mata uang sehingga tidak ada rasa aman," kata Philip menambahkan.

Kegiatan FERBI berlangsung selama tiga hari. Yaitu dari tanggal 19 hingga 21 Agustus 2022.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar